Magetan

Innalillahi, Gus Amik Meninggal Dunia

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kabar duka datang menyelimuti Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) Magetan, Jatim. Pimpinan ponpes tersebut, H Miratul Mukminin meninggal dunia pada Minggu (13/12) sekitar pukul 19.00.

Kabar wafatnya Gus Amik –sapaan akrab Miratul Mukminin– itu disampaikan sejumlah anggota pondok PSM. ‘’Benar, Gus Amik meninggal,’’ kata anggota Pondok PSM Parno kepada Jawa Pos Radar Magetan.

Namun demikian, Parno belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal penyebab meninggalnya Gus Amik. Yang jelas, Gus Amik meninggal setelah dirawat di RS Mitra Keluarga sejak dua minggu terakhir. ‘’Rencananya akan dimakamkan malam ini juga,’’ katanya.
Seperti diketahui Gus Amik merupakan sosok yang multi talenta dan kaya pengalaman. Mengalami karir sebagai pegawai BUMN, nama Gus Amik mulai mencuat saat diberi amanah sebagai Pimpinan Pondok PSM Takeran.

Sebagai ponpes tua di Magetan yang memiliki banyak cabang di Jatim, sosok Gus Amik cukup di kenal di kalangan santri. Sebab, sebagai pimpinan pondok belaiu sering turun ke desa-desa untuk mengisi pengajian dan pelbagai acara bernuansa agama dan kemasyarakatan.
Gus Amik kian terkenal saat terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Karir politiknya kian moncer hingga terpilih sebagai wakil bupati dan pelaksana tugas bupati Magetan.

Tak hanya di jalur politik dan pesantren, Gus Amik juga piawai dalam bisa usaha. Terbukti, sepupu mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan itu mendudukan jabatan direksi dan komisaris di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang batu bara, perkebunan, dan elektronik.

Selain itu, pada Pemilu 2019, Gus Amik sempat didapuk menjadi Koordinator Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) bersama dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button