Madiun

Inka Kebut Sejumlah Order Gerbong Kereta

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aktivitas produksi di PT Industri Kereta Api (Inka) di masa pandemi Covid-19 tidak luput dari sejumlah pembatasan. Dengan status sektor esensial ekspor, BUMN tersebut sempat menerapkan work from home (WFH) terhadap seluruh karyawannya saat persebaran korona mencapai puncaknya beberapa waktu lalu.

Kini, seiring melandainya grafik kasus Covid-19 dan kelonggaran pembatasan operasional sektor esensial, Inka telah menerapkan work from office (WFO) dengan pembatasan 50 persen karyawan. ‘’Jadwalnya diselang-seling, sehari WFH sehari WFO,’’ kata Senior Manager PKBL, CSR, and Stakeholder Relationship PT Inka Bambang Ramadhiarto, Kamis (30/9).

Bambang memastikan pengerjaan pesanan gerbong kereta tetap jalan meski pandemi belum benar-benar berakhir. Order dari Kiwi Rail Holding Limited, Selandia Baru, misalnya, progres penggarapannya sudah mencapai 47 persen. Capaian itu disebutnya telah melebihi target. Pun, pihaknya optimistis penggarapan bakal rampung sesuai jadwal dalam kontrak. ‘’Deadline-nya terhitung 18 bulan dari penandatanganan kontrak Januari lalu,’’ ujarnya.

PT Inka, kata dia, juga tengah menggarap pesanan 480 gerbong batu bara alias KKBW dari PT KAI. Order yang diteken kontrak pada 12 Agustus lalu itu harus rampung pertengahan tahun depan. ‘’Saat ini progres pengerjaannya jalan lima persen,’’ ungkap Bambang.

Pesanan lain adalah 31 train set light rail transit (LRT) yang rencananya dioperasikan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Saat ini, proses produksi jenis kereta itu tinggal menyisakan satu train set. ‘’Sudah hampir selesai. Sesuai jadwal, deadline-nya Oktober tahun ini,’’ sebutnya.

Proses produksi sejumlah pesanan itu diakuinya menghadapi beberapa kendala. Salah satunya, beberapa item barang dari vendor yang terlambat datang akibat terkendala PPKM. Kendati demikian, Bambang memastikan pihaknya berkomitmen menyelesaikan seluruh proyek sesuai kontrak yang telah disepakati.

Karena itu, jam kerja karyawan menyesuaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Jika sebelumnya bagian produksi beroperasi 24 jam nonstop dalam tiga sif, kini hanya bekerja dari pukul 07.30 hingga 16.30. Selain itu, wajib menjalani swab test rutin sebulan sekali. ‘’Kalau lembur bisa ambil Sabtu dan Minggu’’ tuturnya. (tr1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button