AdvertorialMejayan

IMP Smart Masuk Top 30 Kovablik Jawa Timur 2020

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemprov Jawa Timur angkat topi terhadap upaya pembangunan data Pemkab Madiun. Inovasi yang digagas dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinas PPKBP3A) masuk 30 besar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) 2020.

Penghargaan terhadap inovasi bernama Institusi Masyarakat Pedesaan, Solusi Membangun Data Keluarga Terpadu (IMP Smart) itu diberikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Kota Batu Jumat lalu (13/11).  ‘’Prestasi ini buah inovasi layanan IMP Smart,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami.

Kaji Mbing, sapaan bupati, menerangkan, IMP Smart merupakan digitalisasi data keluarga terpadu. Menyajikan integrasi berbagai jenis data. Meliputi data keluarga, kependudukan, data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Semuanya diakses by name, by address, by reason hingga tingkat rukun tetangga (RT). ‘’Semoga dapat memotivasi OPD (organisasi perangkat daerah, Red) lainnya dengan inovasi yang berorientasi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya.

Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Madiun Siti Zubaidah menambahkan, IMP Smart lahir atas kerisauan lembaganya terhadap persoalan data. Misalnya, pencarian data akseptor yang menyita waktu. Padahal, penting untuk program keluarga berencana (KB). Bila tidak lengkap, maka program bisa tidak tepat sasaran. ‘’Dengan IMP Smart, semuanya terintegrasi. Data mudah didapatkan dan tepat sasaran,’’ terangnya.

IPM Smart menjadi pionir pembangunan data di Kabupaten Madiun. Tahun ini merupakan tahun ketiga inovasi itu berjalan. Sejauh ini, empat OPD turut memanfaatkannya. Yakni, dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud), dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil), dinas sosial (dinsos), serta dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim).

Sedikitnya 1.290 kader ibu KB dilibatkan untuk pendataan IPM Smart. ‘’Mereka sekalian mendata yang diperlukan beberapa OPD dari hasil koordinasi sebelumnya,’’ tuturnya. (den/c1/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button