Magetan

Imbauan Tidak Digubris, Banyak Warung Masih Sediakan Tempat Duduk

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Imbauan physical distancing ditengarai banyak yang tidak menggubrisnya. Setidaknya, Satpol PP dan Damkar Magetan menerima sejumlah laporan masih adanya warung yang menyediakan tempat duduk. ”Kami sudah tegur langsung penjualnya,” ujar Kasatpol PP dan Damkar Chanif Tri Wahyudi Rabu (15/4).

Chanif menyebut, sejatinya tidak ada larangan bagi warga membuka warung di tengah pandemi korona. Namun, hanya diperbolehkan melayani pembelian secara take away alias tidak makan di tempat. Itu untuk mencegah penyebaran Covid-19. ”Kami harap mereka mau memahami kondisi saat ini,” katanya.

Dia menyebut, pihaknya bakal terus melakukan patroli. Jika mendapati warung yang menyediakan tempat duduk, petugas tidak segan melakukan penyitaan. ‘’Kalau mau buka silakan, tapi patuhi aturan,’’ pinta Chanif.

Pihaknya, lanjut dia, juga telah melakukan patroli ke beberapa titik yang selama ini menjadi sarang anak punk. Langkah itu perlu dilakukan lantaran mereka yang kebanyakan pendatang itu rentan menularkan virus. ‘’Minggu lalu kami patroli di kawasan traffic light Karangrejo, Maospati, dan Jalan Barat, tapi hasilnya nihil,” katanya.

Bagaimana jika ada anak punk yang terjaring? Chanif mengatakan, selain dikenai penindakan, mereka bakal dipulangkan ke daerah asalnya. ”Pengemis, gelandangan, dan PSK (pekerja seks komersial, Red) juga kami pantau,” pungkasnya. (fat/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close