Madiun

Imbas Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Bus Purboyo Melonjak sampai 3 Persen

MADIUN – Melonjaknya harga tiket pesawat berimbas positif pada angkutan bus saat Lebaran. Di Terminal Purboyo misalnya, total kedatangan dan keberangkatan penumpang naik sekitar 3 persen di bandingkan tahun lalu.

Tercatat sampai dengan H-6 Lebaran Kamis (30/5), jumlah kedatangan penumpang AKAP dan AKDP mencapai 25.431 orang. Padahal, untuk periode yang sama tahun lalu, total kedatangan penumpang dibawah angka itu. Sedangkan, untuk keberangkatan penumpang hingga H-6 Lebaran, mencapai 26.900 orang.

Kasatpel Terminal Purboyo Suyatno mengungkapkan dalam menyambut mudik 2019, pihaknya meminta perusahaan otobus (PO) untuk menambah armada trayek guna memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna moda angkutan darat. ’’Kalau pada hari biasanya yang beroperasi sekitar 800 angkutan, untuk Lebaran diperkirakan mencapai 1.500 armada,’’ katanya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa bus-bus yang beroperasi di wilayah Terminal Purboyo aman untuk ditumpangi. Karena sebelumnya telah melalui berbagai pemeriksaan fisik angkutan sebelum memasuki H-7 Lebaran. ’’Kalau seandainya ada peningkatan penumpang, tentu kami ajukan penambahan armada. Tapi, itu sifatnya insidentil,’’ ungkapnya.

Di tempat terpisah, melonjaknya harga tiket pesawat juga berpengaruh pada transportasi kereta api (KA). Daop 7 Madiun mencatat sejak hari pertama masa angkutan Lebaran diberlakukan pada 26 Mei lalu, tiket empat KA Lebaran ludes terjual.

Empat KA itu adalah KA Brantas relasi Madiun-Pasar Senen, KA Kahuripan Madiun-Bandung-Kiaracondong, serta KA Kahuripan Bandung-Kiaracondong-Madiun. Sementara empat KA lainnya tersisa ribuan kursi baik kelas ekonomi maupun eksekutif. Pada masa angkutan Lebaran tahun ini, Daop 7 Madiun melayani 74 KA reguler dengan 10 KA tambahan. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button