Pacitan

Imbas Bersepeda Jadi Tren, Permintaan Melonjak, Stok Terbatas

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Saat sektor ekonomi lesu terdampak pandemi Covid-19, toko sepeda di Pacitan justru sebaliknya. Olahraga bersepeda yang menjadi tren selama beberapa bulan terakhir, membuat sejumlah toko sepeda ramai pembeli. Sayang, lonjakan permintaan ini tak diimbagi dengan stok di sejumlah toko yang terbatas.

Johan, pemilik toko sepeda di Kecamatan Pacitan, mengatakan bahwa peningkatan penjualan sepeda dan spare part mulai terasa saat pandemi ini. ‘’Yang benar-benar terasa peningkatannya itu sekitar dua minggu terakhir,’’ ujarnya Kamis (2/7).

Peningkatan penjualan paling terasa untuk jenis sepeda gunung atau MTB, juga sepeda lipat. Tak hanya unit sepedanya. Tapi beberapa bagian sepeda jenis tersebut juga banyak dicari orang. ‘’Pembelian bukan hanya dari warga Pacitan. Tapi, beberapa warga dari Jogjakarta dan Wonogiri juga datang ke sini,’’ terang Johan.

Peningkatan permintaan sepeda dan spare part itu, diakui Johan, tak diimbangi dengan stok yang memadai di sejumlah toko. Alhasil, beberapa pembeli yang datang ke tokonya kekurangan pilihan model sepeda yang akan dibeli. ‘’Pembelinya banyak, ramai. Tapi, barangnya sedikit, bahkan kosong,’’ ungkapnya.

Johan menyesalkan pengiriman barang dari distributor yang tersendat karena barang kosong. ‘’Biasanya ambil dari Solo, Semarang, dan Surabaya. Tapi, saat ini kalau mau beli harus pesan dulu. Modelnya yang seperti apa, itu pun harus sabar menunggu beberapa minggu atau bahkan bulan,’’ jelasnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close