Ponorogo

Ibunda Bupati Sugiri Berpulang

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Dari rahim Hj Suyatun terlahir bupati Ponorogo ke-27. Perempuan sepuh itu Senin (20/9) berpulang untuk selamanya hingga meninggalkan duka mendalam bagi Bupati Sugiri Sancoko. ‘’Atas nama keluarga besar almarhumah, saya memohonkan doa, semoga segala dosa-dosa almarhumah diampuni Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin,’’ tulis Sugiri di akun Instagram-nya, @sugirisancoko26.

Sebelum wafat, Hj Suyatun sempat opname selama sepekan di RSUD dr Harjono Ponorogo. Sugiri pernah mendadak absen di salah satu talk show karena harus berada di samping ibundanya yang sedang kritis, Sabtu lalu (18/9). Hj Suyatun akhirnya meninggal dunia pada usia 84 tahun kemarin sekitar pukul 03.00.

Sekda Agus Pramono menyebut bahwa almarhumah adalah sosok ibu teladan. Sebab, mampu mengantarkan lima putri dan dua putranya hingga sukses. Apalagi, Sugiri Sancoko, seorang di antaranya, mengabdi untuk masyarakat Ponorogo sebagai bupati. Keberhasilan itu tidak terlepas dari doa yang dipanjatkan seorang ibu. ‘’Pastinya beliau juga rajin tirakat,’’ kata Agus Pramono saat memberi sambutan.

Ketika kali pertama masuk Pringgitan (rumah dinas bupati Ponorogo) pasca dilantik 26 Februari lalu, Sugiri lebih dulu sungkem ke Hj Suyatun. Sugiri kemarin tak ingin kehilangan momentum untuk mengusung keranda, ikut memasuki liang lahad, dan berdoa dengan takzim sebelum menabur bunga ke pusara. Mata Sugiri tak henti berkaca-kaca.

Hj Suyatun juga meninggalkan 23 cucu dan 13 cicit. Para pelayat kemarin datang mengalir ke rumah duka di Desa Gelang Kulon, Sampung, Ponorogo. Empat kiai besar ikut memanjatkan doa sebelum jenazah diberangkatkan dari rumah duka dan di pemakaman Hastana Gunung Bungkus. Mereka tak lupa mendoakan Bupati Sugiri diberi ketabahan dan keikhlasan. (mg7/c1/hw)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button