NgawiPeristiwa

Ibu Muda Tewas Tenggak Potas Gegara Asmara Terlarang

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kisah asmara terlarang berujung maut. Rum, asal Dusun Ngablag, Desa Pacing, Padas, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak potas. Aksi cari mati ibu muda itu diduga dipicu cintanya kepada kekasih gelap yang bertepuk sebelah tangan. ‘’Murni kasus bunuh diri,’’ kata Kapolsek Paron Iptu Suyitno dikonfirmasi Minggu (18/10).

Peristiwa tersebut terjadi Sabtu malam (17/10). Bermula saat Rum bersama Sug pulang ke rumah orang tua pria yang diduga kekasih gelapnya itu di Dusun Jegolan, Tempuran, Paron. Sekitar pukul 21.00, Rum mendadak kejang dan sesak napas. Kemudian, Sug membawanya ke Puskesmas Jambangan. ‘’Tapi, sesampainya di lokasi, nyawanya tidak tertolong,’’ beber Suyitno.

Hasil keterangan keluarga maupun saksi lainnya, Rum yang masih memiliki suami sah dan dua anak itu diduga sedang menjalin asmara dengan Sug. Namun, belakangan diketahui Rum tidak bahagia. Hal itu tersurat dalam pesan singkat yang dikirim ke saudaranya.  ‘’Pelaku sempat menyampaikan ingin mengakhiri hidup dengan minum racun,’’ imbuhnya.

Usut punya usut, Sug yang merupakan duda beranak satu itu diduga kurang merespons cinta Rum. ‘’Pihak keluarga tidak mengizinkan dilakukan otopsi, dan menganggap kasus itu sebagai musibah,’’ pungkas Suyitno. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button