Ngawi

Ibu Bayi Dibuang di Widodaren Diduga Hamil Duluan

Orang Tua Tak Siap Mental

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kasus pembuangan bayi di Widodaren mengundang keprihatinan Kementrian Agama (Kemenag) Ngawi. Pun, faktor kesiapan mental disebut menjadi pemicu peristiwa yang sempat menggemparkan warga tersebut.

‘’Bisa jadi itu anak hasil hubungan di luar nikah. Mungkin orang tuanya masih terlalu muda sehingga secara mental belum siap mengurus anak,’’ kata Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Ngawi Suroto Rabu (6/11).

Menurut Suroto, selain benteng iman, orang tua berperan penting dalam pencegahan kasus penelantaran bayi. Pun, harus peka dengan perubahan sikap dan perilaku anak. ‘’Korelasinya tinggi antara penelantaran bayi dan hamil di luar nikah,’’ ujarnya.

Menurut dia, pernikahan dini bisa memicu berbagai problem. Mulai masalah ekonomi hingga faktor kesehatan ibu pasca melahirkan. Pun, dapat berujung pada perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, sampau penelantaran anak. ‘’Mental masih labil, ekonomi belum mapan, dari segi kesehatan juga berbahaya,’’ paparnya.

Suroto menyatakan bahwa selama ini pihaknya kerap menggelar sosialisi pencegahan hamil di luar nikah. Namun, diakuinya belum maksimal lantaran keterbatasan anggaran. Dia menyebut, sejauh ini pembinaan khusus baru dilakukan di dua kampus lokal. ‘’Kalau pembinaan perkawinan sudah sampai kecamatan-kecamatan,’’ tuturnya.

Dia mengapresiasi kebijakan pemerintah menaikkan usia minimal pernikahan dari 16 menjadi 19 tahun karena diyakini bisa menekan angka nikah dini. ‘’Pengajuan dispensasi nikah juga cukup banyak, sebulan mencapai belasan. Salah satunya karena hamil duluan,’’ pungkas Suroto. (gen/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close