Madiun

Hujan 4 Jam, Talut 9 Meter Ambrol

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hujan deras hampir empat jam pada Rabu malam (16/6) merusak infrastruktur. Talut Kali Terate di RT 04, RW 02, Sukosari, ambrol sekitar sembilan meter. Itu terjadi sekitar pukul 20.30. ‘’Mungkin tidak mampu menahan debit air yang terlalu deras,’’ kata Said Muslim, ketua RT setempat, Jumat (18/6).
Said mengungkapkan, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Kerusakan talut sudah terjadi beberapa kali. ‘’Sudah berkali-kali, diperbaiki ambrol lagi. Inginnya segera diperbaiki. Tapi tolong konstruksinya lebih diperkuat agar tidak bolak-balik ambrol,’’ pintanya.
Said menyebut bahwa wilayahnya langganan banjir. Jika tidak segera diperbaiki, dia khawatir luapan Kali Terate meluber ke permukiman warga saat tiba musim penghujan. Sedikitnya 12 sampai 15 rumah yang sering tergenang. ‘’Air bisa sampai masuk rumah. Kejadian ini sudah kami laporkan ke pihak kelurahan,’’ ujarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun Agus Hariono berjanji akan berkoordinasi dengan dinas PUPR. ‘’Jika ada bantuan dari pemprov akan kami usulkan perbaikan. Sebenarnya, kalau di bibir kali tidak ada bangunan rumah, otomatis tidak ada beban berat. Sehingga, plengsengan akan aman,’’ tuturnya.
Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Suwarno juga akan berkoordinasi dengan DPU Pengairan Jatim dan UPT PSDA BBWS Bengawan Solo di Madiun. Perbaikan rencananya dijadikan satu paket dengan perbaikan dam Kali Piring yang ambrol beberapa waktu lalu. ‘’Sekarang masih menunggu proses di provinsi,’’ terangnya.
Suwarno berharap Pemprov Jatim segera merespons sejumlah titik plengsengan yang ambrol di wilayah Kota Madiun. Tujuannya untuk meminimalkan hal-hal yang mungkin terjadi ketika musim hujan tiba. (irs/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button