PacitanPeristiwa

Hitungan Jam, Dua Hutan di Dua Desa Kebakaran

PACITAN – Dua hari berturut, kebakaran hutan melanda dua lokasi berbeda. Yakni, di Dusun Ngawen, Desa Semanten; dan Dusun Karang, Desa Kembang. Titik kebakaran yang melahap hektarean hutan jati dan sengon itu sulit dipadamkan lantaran hutan berada di dataran tinggi.

Supriyanto, warga setempat, memperkirakan kebakaran hutan di Karang, Kembang, berlangsung sekitar 13.00 kemarin (28/8). Dia memprediksi kobaran api telah menghanguskan lebih dari tiga hektare lahan. ‘’Padahal, sejam sebelumnya saya melintas belum mendapati kobaran api,’’ tuturnya.

Supriyanto menegaskan, lahan di sana milik masyarakat. Termasuk pepohonan jati dan sengon yang ditanam. Melihat kobaran api, Supriyanto berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya. Namun, kencangnya embusan angin membuat usahanya berakhir sia-sia. ‘’Sebenarnya khawatir api merembet ke bawah, tapi kami tak bisa berbuat apa-apa lagi,’’ ucapnya.

Kebakaran itu, lanjut Supriyanto, terjadi di tiga titik sekaligus. Jarak per titiknya tidak terlampau jauh. Beruntung, kebakaran hutan di siang bolong itu tak sampai merembet permukiman warga. ‘’Kebakaran ini mungkin gara-gara ada yang buang puntung rokok sembarangan,’’ katanya sembari menyebut hutan itu sering terbakar.

Sehari sebelumnya (27/8), kebakaran juga melanda hutan di Dusun Ngawen, Desa Semanten. Kobaran api pertama diketahui sekitar pukul 17.00. Insiden menjelang petang itu juga membuat warga setempat ketakutan. Kalau-kalau kobaran api dari hutan itu tepercik ke rumah-rumah. ‘’Meski di hutan, jaraknya hanya seratusan meter dari titik api,’’ jelas Aris Sugianto, salah seorang warga.

Aris tak tahu pasti penyebab kebakaran tersebut. Dia menduga ada yang sengaja menyalakan api tanpa bermaksud membakar hutan. Meskipun kobaran api baru terdeteksi menjelang petang. Diperkirakan menghanguskan lebih dari dua hektare. ‘’Memang di bukit ada jalan setapak yang biasa untuk ngarit (cari rumput),’’ ujarnya. (mg6/c1/fin)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close