Pacitan

Hidupkan Sumur Mati dengan Panel Surya

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bencana kekeringan setiap musim kemarau sudah jadi langganan di hampir seluruh wilayah Pacitan. Solusi jangka menengah dilakukan dengan menelisik keberadaan sumur bir dalam. Kondisi sumur yang terbengkalai bakal dihidupkan kembali memanfaatkan tenaga surya.  ‘’Ada 63 unit sumur bor dalam yang sudah teridentifikasi,’’ kata Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Petanaan Ruang (DPUPR) Pacitan Yudo Tri Kuncoro Minggu (17/11).

Menurut Yudo, 63 sumur bor dalam itu dibangun berbagai instansi. Mulai Badan Geologi Bandung, pemkab, sampai yang belum diketahui. Kondisinya beragam. Sejumlah sumur bor dengan kedalaman lebih dari 100 meter ada yang berfungsi baik dan sebaliknya. ‘’Sumur bantuan, tapi perawatannya ditanggung masyarakat,’’ ungkapnya.

Tak sedikit yang tidak termanfaatkan dengan baik. Bahkan, sama sekali tidak terurus. Penyebabnya, antara lain biaya operasional yang mahal. Wilayah cakupan sumur bor sudah dialiri PDAM. Masalah sosial seperti memengaruhi sumur warga sekitar juga muncul ke permukaan. ‘’Ada juga karena genset hilang dan kualitas air kurang baik,’’ bebernya.

Pihaknya bakal menelusuri lebih lanjut terkait rencana menghidupkan kembali sumur bor menggunakan panel surya. Butuh koordinasi dengan pihak terkait untuk menrtukan skala prioritas. Sebab, tidak semua sumur bor dalam berlokasi di kawasan kekeringan. ‘’Harapannya bisa untuk konsumsi ke depan,’’ ujarnya sembari menyebut rencana penerapan panel surya bakal dimulai tahun depan dengan dana sekitar Rp 500 juta dari APBD. (den/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button