MagetanPeristiwa

Hendak Mudik, Keburu Tewas di Bus

MAGETAN – Terminal Maospati kemarin pagi (20/4) mendadak gempar. Itu terjadi setelah seorang penumpang bus Gunung Harta ditemukan tewas di dalam bus jurusan Jakarta-Blitar tersebut. Penumpang yang meregang nyawa itu belakangan diketahui bernama Pujiono, 38, warga Desa Tales, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Pujiono diketahui meninggal setelah penumpang yang duduk di sebelahnya curiga dengan gelagat pria tersebut ketika tidur. ”Katanya kok tidak bergerak sama sekali. Nadinya ternyata sudah tak berdetak,’’ ungkap Kapolsek Maospati Kompol Basuki.

Basuki menjelaskan, Pujiono naik bus Gunung Harta dari Karawang hendak mudik ke kampung halaman. Bus berangkat Kamis (19/4) sekitar pukul 17.00. Saat kendaraan transit di salah satu rumah makan Indramayu, kata dia, Pujiono masih sempat turun untuk makan. ”Tapi saat berhenti di Rumah Makan Duta Ngawi tidak ikut turun,’’ katanya.

Kala itu kondektur bus sempat membangunkan Pujiono untuk diberi kupon makan. Tapi, sang kondektur mengira pria tersebut sedang tertidur pulas lantaran kelelahan. ‘’Saat dibangunkan tidak bergerak. Setelah diperiksa denyut nadinya, sudah tidak bernyawa,’’ bebernya.

Setelah itu, lanjut Basuki, kondektur menghubungi outlet penyedia tiket bus Gunung Harta di Terminal Maospati. Kemudian, Harmono yang menerima kabar tersebut menghubungi pihak kepolisian dan mengarahkan bus berhenti di terminal tersebut. ”Petugas langsung datang ke TKP (tempat kejadian perkara, Red),’’ tuturnya.

Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Maospati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Pujiono. Namun, ditemukan cairan berwarna cokelat yang keluar dari mulut pria itu. ”Akhirnya, kami bawa ke RS Sayidiman untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Basuki sembari menyebut pihaknya sudah menghubungi keluarga Pujiono. (mg4/c1/isd)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button