News

Hati Merupakan Salah Satu Alat Ekskresi Yang Menghasilkan Zat Sisa

×

Hati Merupakan Salah Satu Alat Ekskresi Yang Menghasilkan Zat Sisa

Share this article

Hati Merupakan Salah Satu Alat Ekskresi Yang Menghasilkan Zat Sisa – Hati atau liver merupakan kelenjar terbesar pada tubuh manusia. Hati terletak di rongga perut kanan, di bawah diafragma. Selain itu hati juga merupakan organ produktif atau dalam hal ini disebut dengan organ ekskresi.

Sebagai organ ekskresi, hati bertugas melakukan detoksifikasi dan memecah bahan kimia atau racun yang masuk ke dalam tubuh kita. Hal ini dilakukan dengan mengambil amonia beracun dan mengubahnya menjadi urea yang akhirnya disaring oleh ginjal untuk membentuk urin.

Hati Merupakan Salah Satu Alat Ekskresi Yang Menghasilkan Zat Sisa

Menurut Tjitjih Kurniasih tentang sistem organ tubuh manusia, berikut fungsi hati yang berhubungan dengan organ luar, diantaranya: 1. Menghasilkan cairan empedu

Handout Sistem Ekskresi

Fungsi hati yang merupakan alat ekskresi adalah menghasilkan empedu. Hati menghasilkan sekitar 0,5 liter empedu per hari, yang kemudian membantu tubuh mencerna lemak agar mudah diserap tubuh, membantu penyerapan lemak di usus, mengaktifkan enzim lipase, dan mengubah zat yang larut dalam air. – zat yang larut.

Empedu berwarna biru kehijauan mempunyai rasa yang pahit, pH sekitar 7-7,6, serta mengandung kolesterol, garam mineral, garam empedu, serta pigmen (pigmen empedu) yang disebut bilirubin dan biliverdin.

Empedu sendiri dihasilkan dari pemecahan sel darah merah yang tua dan rusak di hati. Cairan ini kemudian disimpan di kantong empedu dan didistribusikan ke duodenum.

Empedu terdiri dari dua komponen, garam empedu dan pigmen. Garam empedu bekerja dalam pencernaan makanan, yaitu pencernaan lemak. Sedangkan pigmen empedu diangkut ke duodenum dan dioksidasi menjadi urobilin. Urobilin adalah pigmen kuning kecokelatan yang berkontribusi terhadap warna tinja dan urin. Pewarna empedu tidak dapat digunakan lagi, sehingga dikeluarkan.

Macam Alat Ekskresi Pada Manusia Dan Fungsinya

Urea merupakan zat hasil pemecahan protein. Karena zat ini beracun bagi tubuh, maka harus dikeluarkan dari tubuh. Dari hati, urea kemudian diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan melalui urin.

Selain berhubungan dengan ekskresi, fungsi hati juga berhubungan dengan pembekuan darah, yaitu produksi protrombin dan fibrinogen. Protrombin dan fibrinogen adalah protein yang terlibat dalam pembekuan darah. Hati adalah organ padat dan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia. Organ ini melakukan lebih dari 500 fungsi penting. Diklasifikasikan sebagai bagian dari sistem pencernaan, peran hati meliputi detoksifikasi, sintesis protein, dll. bahan kimia yang membantu pencernaan makanan.”

Halodoc, Jakarta – Dengan berat antara 1,44 hingga 1,66 kg, hati merupakan organ berwarna merah kecoklatan dengan tekstur kenyal. Organ ini terletak di sisi kiri atas perut, di bawah paru-paru. Kulit adalah satu-satunya organ yang lebih berat dan lebih besar dari hati.

Jantung kira-kira berbentuk segitiga dan terdiri dari dua lobus, lobus kanan yang lebih besar dan lobus kiri yang lebih kecil. Lobus-lobus tersebut dipisahkan oleh ligamen falciform, suatu pita jaringan yang tetap melekat pada diafragma. Lapisan jaringan fibrosa yang disebut kapsul Gleason menutupi bagian luar hati. Kapsul ini kemudian ditutupi oleh peritoneum, yaitu selaput yang menutupi rongga perut.

Baca Juga  Sebutkan 3 Kesuksesan Yang Akan Diraih Dalam Penyelenggaraan Sea Games

Solution: Sistem Ekskresi Pada Manusia

Tidak seperti kebanyakan organ, hati mempunyai dua sumber darah utama. Vena portal membawa darah kaya nutrisi dari sistem pencernaan, dan arteri hepatik membawa darah beroksigen dari jantung. Pembuluh darah terbagi menjadi kapiler-kapiler kecil, masing-masing berakhir di sebuah lobulus. Lobulus sendiri merupakan unit fungsional hati dan mengandung jutaan sel yang disebut hepatosit. Darah dikeluarkan dari hati melalui tiga vena hepatik.

Sebagai organ yang berhubungan dengan sistem ekskresi manusia, fungsi hati bisa dikatakan sangat kompleks. Beberapa dari mereka adalah:

Pertama, fungsi hati dalam kaitannya dengan alat ekskresi adalah membuat empedu. Empedu berwarna hijau dan membantu mengikat dan memecah lemak di usus kecil selama proses pencernaan.

Proses yang berhubungan dengan metabolisme protein akan menghasilkan senyawa amonia sebagai produk limbah. Amonia sendiri merupakan senyawa kimia yang keberadaannya justru berbahaya bagi tubuh. Sebab, amonia kemudian akan disaring oleh hati dan diubah menjadi urea. Kemudian, urea yang merupakan senyawa tidak berbahaya dan tidak lagi digunakan oleh tubuh akan dikeluarkan melalui urin.

Modul Ipa Kelas 8 2

Sel darah merah akan mati dalam beberapa bulan. Selanjutnya sel darah merah yang mati dipecah oleh hati menjadi zat yang dapat digunakan kembali oleh tubuh, seperti zat besi, globin, dan hemin. Zat besi tersebut kemudian akan disimpan di hati, sedangkan globin akan digunakan tubuh untuk membuat sel darah merah baru. Yang lainnya, hemin, akan digunakan oleh empedu untuk membuat bilirubin.

Hati juga merupakan organ yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Organ penting ini akan menyaring kuman atau bakteri yang ada di dalam darah untuk membantu melindungi tubuh dari bahaya infeksi.

Semua aliran darah akan melalui hati. Saat proses ini terjadi, hati akan melakukan tugasnya yaitu menyaring racun dan segala zat berbahaya bagi tubuh. Setelah itu, semua zat tersebut akan dikeluarkan dengan bantuan empedu dan akan keluar dari tubuh dalam bentuk feses atau urin. Tujuan dari proses ini adalah untuk melindungi dan menjaga tubuh bebas dari racun.

Fungsi hati yang berkaitan dengan organ ekskresi itulah yang perlu Anda ketahui. Seperti organ tubuh lainnya, hati juga mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu membantu melindungi dan menjaga kesehatan tubuh. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, agar pengobatan dapat segera dilakukan. Gunakan aplikasinya, kini konsultasi ke dokter mudah dan praktis. Anda hanya perlu mengunduh aplikasinya di ponsel Anda.

Baca Juga  Sebutkan Contoh Pengamalan Sila Ke-3 Pancasila Dalam Merawat Hewan

Solution: Soal Penilaian Akhir Semester Biologi

Kutipan: Kesehatan Anak Stanford. Akses 2022. Anatomi dan Fungsi Hati. Pengobatan Johns Hopkins. Akses 2022. Jantung: Anatomi dan Fungsi. Berita Medis Hari Ini. Akses tahun 2022. Apa Fungsi Hati GridKid.id – Merupakan sistem ekskresi pada tubuh manusia yang fungsinya membuang sisa metabolisme dalam tubuh yang sudah tidak terpakai lagi.

Racun yang ada di dalam tubuh jika tidak dihilangkan dan dibiarkan menumpuk di dalam tubuh, bisa menimbulkan gejala gangguan kesehatan lho.

Organ tersebut ada dua dan terletak di sisi kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa.

Pada tubuh manusia dewasa, ginjal biasanya berukuran 11 cm dan berat serta ukurannya bervariasi tergantung jenis kelamin, usia, dan tidak adanya ginjal di sisi lainnya.

Sistem Ekskresi Pada Manusia: Cara Kerja Dan Fungsinya Masing Masing

Ginjal berperan dalam menyaring darah dalam tubuh, selain mengatur keseimbangan air dan asupan garam dalam tubuh.

Sebagai alat ekskresi, ginjal melakukan tiga tahap proses ekskresi, antara lain filtrasi, reabsorpsi, dan akumulasi.

Sebagai salah satu organ yang berperan dalam sistem pernafasan, ternyata paru-paru juga berperan dalam sistem ekskresi pada tubuh manusia lho.

Paru-paru berperan dalam mengeluarkan karbon dioksida (CO2), sisa metabolisme sel-sel tubuh yang dikeluarkan saat seseorang bernapas.

Mengenal 8 Fungsi Hati Manusia & Jenis Jenis Pemeriksaannya

Saat seseorang bernapas, oksigen dibawa ke paru-paru kemudian melewati hidung, tenggorokan, laring, trakea, brokus, dan kemudian melalui beberapa saluran napas menuju paru-paru.

Oksigen tersebut kemudian digunakan oleh sel-sel tubuh untuk melakukan metabolisme sehingga dapat digunakan untuk beraktivitas. Hasil metabolisme ini akan mengeluarkan limbah berupa karbon dioksida.

Sebagai limbah, karbon dioksida harus dikeluarkan dari tubuh. Karbon dioksida diangkut dari sel-sel tubuh melalui alveoli ke dalam aliran darah.

Sel darah merah yang rusak dipecah, kandungan hemoglobin yang rusak kemudian dipecah menjadi senyawa hemin dan protein globin.

Proses Ekskresi Pada Tubuh Manusia

Protein globin yang terbentuk akibat pemecahan sel darah merah kemudian dipecah menjadi asam amino yang dapat digunakan untuk membuat sel darah merah baru.

Sedangkan senyawa hemin akan diubah menjadi bilirubin dan zat besi yang selanjutnya akan diangkut ke sumsum tulang merah untuk digunakan membuat hemoglobin baru, sedangkan bilirubin akan diubah menjadi bilirubin.

Bilirubin akan dipisahkan dari komponen empedu lainnya dan diolah menjadi stearocobalin yang nantinya akan menjadi pigmen pada tinja dan urobilinogen.

Urobilinogen ini kemudian akan diangkut ke ginjal dan diubah menjadi urobilin dan dikeluarkan melalui urin sebagai pigmen urin.

Baca Juga  Tanda Birama Yang Digunakan Pada Lagu Burung Hantu Adalah

Bahan Ajar Sistem Ekskresi

Kulit merupakan organ sistem ekskresi untuk mengeluarkan keringat, yang mengandung kelebihan air, garam mineral atau limbah nitrogen kecil seperti urea, yang dapat menjadi racun bagi tubuh.

Jika kita melakukan aktivitas seperti bergerak sebentar di cuaca panas atau berolahraga, maka tubuh kita akan mengeluarkan keringat.

Kulit terbagi menjadi dua lapisan utama, yaitu epidermis dan dermis. Epidermis merupakan lapisan kulit terluar yang tersusun atas sel-sel epitel yang tersusun rapat dan tersusun atas senyawa keratin.

Lapisan sel epidermis paling atas terdiri dari sel-sel mati yang secara berkala dilepaskan dan digantikan oleh sel-sel kulit baru.

Organ Penting Sistem Ekskresi Manusia Dan Gangguan Yang Bisa Dialami

Lapisan dermis terdapat di bawah lapisan epidermis, lapisan ini berisi otot-otot penggerak rambut, pembuluh darah, serabut saraf, kelenjar minyak yang berperan dalam pembuatan minyak pelumas.

Pada bagian kulit ini juga terdapat kelenjar keringat yang berperan dalam memproduksi keringat. Berkeringat mengubah panas tubuh sehingga bisa dikeluarkan untuk mendinginkan suhu tubuh.

Kunjungi adjar.id dan baca artikel pembelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuan anda. Cerdas dalam belajar bersama adjar.id, dunia belajar anak Indonesia.

Informasi Kunci Kunci Jawaban IPA Kelas 8 SMP Halaman 80 Sisa Jenazah Selasa 25 Januari 2022 | 08:40 WIB

E Portfolio Sistem Ekskresi

Informasi Isi IPA Kelas 8 Semester 2: Apa yang dimaksud dengan Sistem Ekskresi pada Manusia? Jumat, 11 Februari 2022 | 11:40 WIB

Informasi 5 Peran Kulit Sebagai Alat Ekskresi Tubuh dan Penjelasannya Selasa 22 Februari 2022 | 09:20 WIB

Informasi Tentang Sistem Pernafasan Bagian Bawah Pada Tubuh Manusia Biologi Kelas 8 SMP Selasa 8 Maret 2022 | 10:00 WIB Hati merupakan salah satu dari empat organ tubuh yang merupakan bagian dari sistem ekskresi. Sistem ekskresi merupakan sistem yang fungsinya mengeluarkan zat asing dari dalam tubuh.

Hati adalah organ metabolisme terbesar dalam tubuh. Organ ini juga sering disebut

Alat Alat Ekskresi Pada Manusia

Hati merupakan salah satu organ tubuh manusia yang berfungsi untuk, osteoporosis merupakan salah satu kelainan tulang yang disebabkan oleh kekurangan, bilirubin merupakan zat sisa hasil pembongkaran, sariawan merupakan salah satu penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin, makrame merupakan salah satu contoh kerajinan yang menggunakan teknik, lakolit merupakan salah satu bentukan hasil intrusi magma yang berupa, kalsium merupakan salah satu mineral yang diperlukan oleh tubuh untuk, canting merupakan salah satu alat yang digunakan dalam membatik, wordpress merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat, berikut yang merupakan salah satu macam peralatan kearsipan adalah, printer merupakan salah satu output device yang merupakan bagian, penyakit tbc merupakan salah satu penyakit yang menyerang organ