Pacitan

Hasil Uji Swab PNS Kemenag Pacitan Negatif 

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kantor Kemenag Pacitan dinyatakan negatif Covid-19 dari hasil tes PCR ketiganya. Sebelumnya, pasien tersebut diisolasi di RSUD dr Darsono, Pacitan, sejak Jumat silam (3/4) lantaran covid confirm. ‘’Benar (negatif, Red),’’ kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Kamis (23/4).

Rahmad memastikan gambar hasil uji swab pasien tersebut yang beredar di media sosial asli. Meski dia tak mengetahui asal muasal data pasien itu tersebar di dunia maya. Namun, pasien tersebut belum bisa meninggalkan RSUD setempat. Sebab, uji swab keempat bakal kembali dilakukan. ‘’Butuh hasil uji swab negatif dua kali berturut-turut untuk karantina di rumah,’’ ujar kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan itu.

Rencananya uji swab keempat akan dilakukan dalam waktu dekat. Pun sampelnya akan dikirim ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan. Di sana hasil uji swab dapat keluar lebih cepat lantaran jarak tak terlampau jauh. ‘’Sebelumnya kita ujikan ke Balitbangkes Kemenkes Jakarta. Sekarang di Surabaya, karena di sana juga sudah bisa,’’ terangnya.

Saat ini pihaknya juga menunggu hasil uji swab empat PDP terakhir di Pacitan yang reaktif ketika di-rapid test. Tes PCR tersebut dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan. Hal tersebut sesuai protap kesehatan saat didapati ada potensi penularan. ‘’Mungkin dalam waktu dekat akan keluar hasilnya. Kami masih menunggu, semoga negatif,’’ harapnya.

Selain memantau enam PDP, pihaknya mempertimbangkan penyebaran korona dari klaster Temboro, Magetan. Kemarin pihaknya mendapati seorang santri masuk Pacitan lewat jalur Tegalombo. Pihaknya melakukan tes kesehatan. Sembari melakukan tracing santri lain yang lebih dulu pulang ke Pacitan. ‘’Kami harapkan ada partisipasi masyarakat bila mendapati warga yang memiliki riwayat berpergian dari sana (Temboro, Red), agar kita bisa cegah sedini mungkin penyebaran korona ini,’’ pungkas Rahmad. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close