Pacitan

Hasil Penggagalan Penyelundupan, Benur Senilai Rp 17 Miliar Dilepasliarkan

PACITAN – Belum genap dua pekan, tim Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I dua kali mendatangi Pacitan. Lembaga kepanjangan tangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu Jumat (5/7) melepasliarkan 113.412 ekor benur di perairan Pantai Watukarung, Pringkuku. Sebelumnya, tim yang sama pada 25 Juni lalu mengembalikan anakan lobster dengan jumlah lebih banyak. ‘’Minggu lalu ada 130 ribu ekor beragam jenis,’’ kata Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim Wilayah Pacitan Ninik Setyorini.

Ninik menjelaskan, Pantai Watukarung dipilih sebagai tempat melepas benur hasil penggagalan penyelundupan itu karena habitatnya mendukung. Hewan tersebut diyakini bisa berkembang biak dengan baik lantaran tinggal di air bersuhu hangat dengan ekosistem laut masih terjaga. Juga masih steril dari aktivitas pencurian benur yang memanfaatkan karamba dan pelak. ‘’Mayoritas nelayan di sini masih peduli alam dan kontra dengan pengambilan benur,’’ ujarnya.

Sebanyak 113.12 ekor benur yang dilepasliarkan kemarin hasil penggagalan penyelendupan oleh petugas gabungan Tim Sub Dit IV Tipidter Bareskrim Polri dengan Tim Pengawasan Stasiun KIPM Jambi, Selasa lalu (2/7). Bila dirupiahkan nilainya sekitar Rp 17 miliar. Seratusan ribu anakan lobster itu didominasi jenis lobster pasir dengan jumlah 107.300 ekor. ‘’Sekitar 20 persen di antaranya mati sebelum dilepaskan,’’ ungkap Kepala BKIPM Surabaya I Muhlin.

Muhlin menyatakan, benur tersebut hendak diselundupkan ke Vietnam via Bandara Sultan Thaha Jambi. Petugas gabungan berhasil mencegat dalam perjalanan. Tiga orang diamankan dengan barang bukti benur yang dikemas dalam 568 kantong plastik di 20 boks styrofoam. Aktivitas penangkapan dan pengiriman benur ke luar negeri telah melanggar Permen KP 56/2016. ‘’Sebelum kami lepaskan, benur dirawat dan diberi oksigen,’’ ujarnya. (gen/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button