Pacitan

Hasil Penelitian Awal Sinkhole di Mantren, PVMBG Pastikan Luweng Aman

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung mulai meneliti rekahan tanah di Dusun Krajan, Mantren, Punung, Kamis (23/1). Rekahan berbentuk sinkhole itu diamati dengan beberapa alat. Kamera udara (drone) pun dikerahkan. ‘’Di sekitar lokasi ini memang banyak batuan gamping,’’ kata Kasubid Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Barat PVMBG Sumaryono.

Menurut dia, fenomena sinkhole atau luweng tersebut lumrah muncul di wilayah Pacitan. Sebab, banyak batuan karst. Fenomena tersebut muncul lantaran gamping di bawah tanah larut. Sehingga, mengakibatkan retakan dan berujung ambles. Biasanya, lantaran gamping menipis serta banyaknya air yang meresap ke tanah. ‘’Sebelum ambles biasanya terjadi akumulasi atau penumpukan air berlebih,’’ jelasnya.

Sumaryono menyebut kemunculan luweng tersebut tak berbahaya. Khususnya di lahan terbuka atau sawah. Namun, patut diwaspadai bila muncul di sekitar permukiman. Sebab, bisa merusak rumah dan mengancam keselamatan warga. ‘’Warga sudah tahu, munculnya luweng seperti ini biasa terjadi di lembahan air,’’ ujarnya.

Ukuran luweng, lanjut dia, biasanya berdiameter tak lebih dari enam meter. Berdasarkan pemetaannya, di sisi timur, barat, dan utara luweng terdapat batuan keras. Sehingga, mampu menahan luweng tak melebar. Sumaryono menyarankan pemilik lahan membiarkan aliran air tersebut. Pun tak menutup seluruh luweng. Jika ditutup dikhawatirkan aliran air bakal liar dan membuat luweng kian melebar. ‘’Sebaiknya dibuat saluran air. Agar tidak meluas, beberapa sisi bisa ditimbun sedikit,’’ terangnya.

Sumaryono menyebut, meski luweng mudah muncul, tak selamanya akan terus melebar. Sejumlah kasus kembali tertutup setelah beberapa tahun tertimbun tanah. ‘’Kalau sudah tua, dia akan menutup lagi. Secara geologi dan morfologi memang seperti itu,’’ ungkapnya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close