Advertorial

Hari TBC Sedunia Momentum Dinkes Magetan Tingkatkan Upaya Penanganan

Hari Widodo
Kepala Dinkes Magetan
‘’Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat di Magetan, kami optimistis dapat meningkatkan kualitas penanganan TBC.’’

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Peringatan Hari TBC Sedunia yang jatuh Rabu lalu (24/3) menjadi momentum menggiatkan upaya eliminasi TBC. Salah satunya, gerakan Temukan Obati Sampai Sembuh TBC (TOSS-TBC). ‘’Targetnya TBC tereliminasi dari Indonesia sebelum 2030,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Hari Widodo, Kamis (25/3).

24 Maret ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai Hari TBC Sedunia lantaran pada tanggal tersebut Robert Koch pertama kali menemukan bakteri TBC. Di Magetan, ditemukan 602 penderita TBC baru pada tahun lalu. ‘’Targetnya setiap tahun dapat terlacak 1.148 orang. Tentu pandemi menjadi tantangan,’’ terangnya.

Hari menyebut penderita TBC harus dapat terlacak sebanyak-banyaknya. Jika pelacakan masif, maka upaya pengobatan terhadap para penderitanya pun akan semakin maksimal. Sesuai tujuan gerakan TOSS-TBC. ‘’Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat di Magetan, kami optimistis dapat meningkatkan kualitas penanganan TBC,’’ sebutnya.

Tiga jurus siap dilancarkan Dinkes Magetan tahun ini. Pertama, investigasi kontak penderita. Deteksi mencakup tiga hingga empat rumah di sekitar penderita, dengan jumlah kontak dilacak sekitar 15-20 orang. Kedua, deteksi di beberapa tempat yang terdapat kerumunan seperti rumah tahanan (rutan) atau pondok pesantren (ponpes). Ketiga, pengobatan sampai sembuh bagi seluruh penderita. ‘’Perlu penguatan manajemen program dan komitmen yang sungguh-sungguh dalam merealisasikan target penanggulangan TBC,’’ pungkasnya. (ebo/naz/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button