Magetan

Hari Pertama Uji Coba, Banyak Pengunjung Telaga Sarangan Tidak Pakai Masker

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Hari pertama uji coba pembukaan Telaga Sarangan, Magetan, Senin (22/6) tak berjalan baik. Di pintu masuk objek wisata andalan itu, banyak wisatawan tidak mengenakan masker. Petugas menegurnya.

Pemandangan serupa terlihat di dalam kawasan wisata. Teguran berulang kali juga dilayangkan kepada para pengunjung yang tidak menjaga jarak. ‘’Pengunjung masih perlu diingatkan,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Venly Tomi Nicholas dimintai tanggapan.

Venly mengungkapkan, Komunitas Tangguh Wisata membantu mengingatkan pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan. Di luar itu, pelaku jasa wisata diklaim telah menerapkan standard operating procedure (SOP) normal baru. Pemilik rumah makan, hotel, hingga toko suvenir menyediakan tempat cuci tangan. Penyedia jasa kuda dan speed boat kompak mengenakan masker selama bekerja. ‘’Mereka tidak ingin Sarangan nantinya jadi klaster penularan Covid-19,’’ ujarnya.

Pembatasan jumlah wisatawan Sarangan kondisional. Menyesuaikan pengunjung dan kepatuhan menerapkan SOP. Bila terlalu ramai dan abai physical distancing, maka pintu loket bakal ditutup. ‘’Kami buka kembali kalau mulai berkurang,’’ jelasnya.

Venly menyebut, tingkat kunjungan wisatawan pada hari pertama uji coba masih sedikit. Hingga siang, baru ada 150 pengunjung. Jumlah itu diyakini meningkat saat akhir pekan. Akan tetapi, pihaknya sengaja tidak melakukan uji coba pada hari libur. ‘’Uji coba selama tiga bulan. Setelah itu dilakukan evaluasi,’’ tuturnya. (bel/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close