Madiun

Hari Pertama PPDB Tahap II di Kota Madiun Membeludak

SDN 68 Persen, SMPN 79 Persen

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pendaftar membeludak dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahap II yang dibuka. Update data hari pertama hingga pukul 16.39 Rabu (1/7), pendaftar PPDB SDN mencapai 68 persen dari total pagu. Jenjang SMPN mencapai 79 persen dari total pagu.

Kabid Pendidikan Dasar (Pendas) Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Slamet Hariyadi mengungkapkan, orang tua memang lebih banyak mendaftarkan anaknya pada tahap dua ini. Mengingat setiap sekolah dalam tahap ini membuka jalur zonasi. Sedangkan untuk jenjang SMPN ada tambahan jalur prestasi nilai rapor. ‘’Kalau perhitungan kami, antara lulusan SD dengan pagu yang tersedia mestinya bisa terpenuhi,’’ kata Hariyadi saat meninjau PPDB tahap II di SMPN 14 kemarin.

Total pendaftar yang tercatat di laman PPDB Kota Madiun untuk 56 SDN mencapai 1.543 calon siswa. Perincian dalam zona sebanyak 1.287 dan 256 pendaftar dari luar zona. Sementara total pagu yang dipatok tahun ini sebesar 2.269 siswa. ‘’PPDB SDN tahap II ini khusus untuk jalur zonasi,’’ lanjutnya.

Ada beberapa SDN yang telah memenuhi pagu. Misalnya SDN 05 Madiun Lor tercatat angka pendaftar di hari pertama tahap II ini dan pagu yang dipatok sama, yakni 69 pendaftar. Hanya yang masuk dalam zona sebanyak 55 pendaftar. Sedangkan 14 sisanya dari luar zona. Diperkirakan pendaftar dari luar zona itu dalam posisi tidak aman jika ada pendaftar dari dalam zona. Sebaliknya, masih ada SDN yang minim pendaftar. Salah satunya SDN Kejuron yang tercatat di hari pertama tahap II hanya dua pendaftar. Sekolah lain masing-masing SDN Sukosari 3 pendaftar, SDN 02 Kartoharjo dan SDN 02 Winongo 4 pendaftar, SDN 01 Pangongangan dan SDN 02 Nambangan Kidul 6 pendaftar. Serta SDN 02 Madiun Lor dan SDN 01 Kanigoro 8 pendaftar. Sementara total pendaftar SMPN mencapai 1.696 calon siswa. Perinciannya jalur zonasi sebanyak 1.664 pendaftar dan prestasi nilai rapor sebanyak 385 pendaftar. Pagu yang dipatok tahun ini yakni 2.098 siswa. Terpantau sekolah yang minim pendaftar di hari pertama tahap II yakni SMPN 14 yakni 20 pendaftar. Perinciannya jalur zonasi 11 pendaftar dan prestasi nilai rapor sebanyak 9 pendaftar.

Kepala SMPN 14 Kota Madiun Endah Kartikowati membeberkan pada tahap I tercatat 23 pendaftar. Perinciannya jalur afirmasi sebanyak 22 pendaftar dan jalur prestasi 1 pendaftar. Sementara pagu yang dipatok tahun ini mencapai 150 siswa dengan lima rombongan belajar (rombel). ‘’Mudah-mudahan nanti pagu bisa terpenuhi,’’ kata Endah.

Berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya, banyak pendaftar dari luar kota ke sekolahnya. Karena itu, dia berharap di masa akhir tahap II nanti pagu dapat terpenuhi. Mengingat gedung sekolahnya jauh dari kepadatan lalu lintas, tidak bising, dan lingkungan sekitarnya tergolong hijau. ‘’Anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,’’ ucapnya.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Madiun 21/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PPDB pada TK, SD, dan SMP Negeri Tahun Ajaran 2020/2021, jumlah peserta didik untuk SDN setiap kelas berjumlah 28 siswa. Sedangkan jenjang SMPN, satu kelas berjumlah 30 siswa. (kid/c1/fin)