Advertorial

Hari Kartini Momentum Tingkatkan Kontribusi

‘’Perempuan tidak boleh berpangku tangan. Apa yang bisa dikerjakan, kerjakan. Hari Kartini momentum bagi perempuan untuk meningkatkan kontribusi.’’ Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd.
Wakil Bupati Magetan

PERAN ganda dijalani banyak kaum hawa. Termasuk Wakil Bupati (Wabup) Magetan Nanik Endang Rusminiarti. Selain menjadi pendamping Suprawoto dalam memimpin daerah, Nanik juga seorang istri, ibu, dan nenek di rumahnya. ‘’Kalau kembali ke rumah, tentu harus menjadi istri dan ibu untuk anak, dan nenek bagi cucu,’’ ujar perempuan 61 tahun itu.

Nanik selalu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kepentingan keluarga di rumah. Selama tiga tahun menjabat wabup, Nanik mulai terbiasa membagi waktu. Hal itu, kata dia, tak lepas dari dukungan Sumantri, sang suami yang juga mantan bupati Magetan. ‘’Dukungan dari suami sangat penting,’’ tuturnya.

Setiap hari, kata Nanik, ibarat perlombaan dengan sang suami. Lepas masa jabatan sebagai bupati, Sumantri setiap hari sibuk mengurus lahan pertanian di Kedungguwo, Sukomoro. Tak mau kalah, Sumantri berusaha bekerja giat saban harinya. ‘’Setiap orang dituntut produktif setiap hari,’’ ujar Nanik.

Menurut Nanik, saat ini Indonesia sudah cukup ramah terhaap perempuan. Kaum hawa kini bisa menaiki tangga karir sampai ke puncak. Bahkan menjadi presiden sekalipun bisa diwujudkan perempuan. Hal yang sama juga diterapkan di Pemkab Magetan. Setiap abdi negara punya peluang sama untuk bisa berprestasi. ‘’Perempuan tidak boleh berpangku tangan. Apa yang bisa dikerjakan, kerjakan. Hari Kartini momentum bagi perempuan untuk meningkatkan kontribusi,’’ pungkasnya. (fat/naz/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button