MadiunPendidikan

Hari Ini Pelaksanaan PPDB SD-SMP di Kota Madiun

MADIUN – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD-SMP di Kota Madiun dibuka Selasa (25/6) sampai dengan Kamis (27/6). Beberapa hal baru diaplikasikan tahun ini, seperti penguatan sistem zonasi. ’’Sistem zonasi itu untuk memberikan ruang pemerataan layanan pendidikan berkualitas,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Heri Wasana kepada Radar Madiun.

Dia menyampaikan, sistem itu mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan kualitasnya. Tujuannya agar bisa  setara dengan sekolah-sekolah yang menurut perspektif publik termasuk sekolah teladan, unggulan, dan andalan. ’’Pemahaman wali murid terhadap PPDB itu penting agar tidak ada polemik yang terjadi saat PPDB SMA,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Madiun kemarin (24/6).

Sebab, menurut dia, jelang PPDB dibuka mendikbud justru mengeluarkan surat edaran (SE) 3/2019. Dalam surat tersebut, PPDB jalur zonasi yang semula kuotanya 90 persen dapat diubah menjadi 80 persen disesuaikan dengan fleksibilitas kondisi wilayah.

Perubahan itu untuk mengakomodir siswa yang mendaftar di jalur prestasi. Dari sebelumnya dalam permendikbud 51/2018 kuotanya hanya 5 persen, dapat diubah menjadi 15 persen. Sedangkan, untuk jalur perpindahan tugas orang tua kuotanya tetap 5 persen. ‘’Kami harapkan wali murid dapat memahami, kira-kira kalau memilih jalur prestasi anaknya harus memiliki nilai yang cukup bagus. Baik di (bidang) akademik maupun non akademik,’’ ujar Heri.

Dia melaporkan, lewat sistem zonasi tersebut peluang siswa yang jarak terdekat dengan sekolah bisa langsung diterima asalkan punya PIN dan sudah mendaftar secara online maupun manual. Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan agar wali murid cermat saat mendaftarkan anak mereka. ’’Harapannya masyarakat tidak salah pilih sekolah, sehingga mengurangi masalah-masalah yang timbul,’’ harap mantan kabid pendidikan dasar tersebut.

Pada PPDB SD, Heri menjelaskan diberlakukan tiga zonasi berdasarkan kecamatan. Sedangkan PPDB tingkat SMP, hanya diberlakukan satu zonasi. ‘’Bagi calon siswa yang sampai hari terakhir PPDB belum mendapatkan sekolah (negeri), dindik akan melakukan pemetaan dan memasukkan ke sekolah yang kuotanya belum terpenuhi,’’ terangnya. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button