Madiun

Hari Ini dan Besok Puncak Arus Balik Lebaran

MADIUN – Lebaran memang telah usai, namun kepadatan lalu lintas di Kota Madiun masih terlihat. Kendaraan terpantau memadati sepanjang Jalan Raya Madiun-Ponorogo, Jalan Thamrin hingga ke sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

Terpantau, kendaraan padat merayap dengan dominasi pelat daerah luar. Misalnya saja W, L dan S. Arus lalu lintas masih didominasi oleh roda empat. Arus lalu lintas kemudian memecah di simpang empat Nglames. Sebagian kendaraan dari arah Kota Madiun mengarah ke arah Suarabaya. Sementara yang lainnya dari Kota Madiun menuju Solo.

Kabag Ops Polres Madiun Kota Kompol Gatot Sudiyoto menjelaskan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi hari ini (8/6) dan besok (9/6). Pasalnya, Senin (10/6) seluruh pegawai pemerintahan dan karyawan perusahaan sudah waktunya mausk kerja kembali setelah cuti bersama Lebaran. Begitu juga dengan pelajar sudah mulai masuk sekolah.

’’Ada pemudik yang masih memanfaatkan masa liburannya. Kalau yang sekarang, ini adalah pemudik non pekerja kantoran dan PNS. Jadi diperkirakan balik sekarang,’’ kata Gatot, Jumat (7/6).

Dia menambahkan, kepadatan arus lalu lintas sudah terlihat sejak H+2 lebaran. Kendaraan tersebut, kebanyakan adalah kendaraan dari Ponorogo menuju Surabaya. Mayoritas kendaraan itu mengarah ke ibu kota provinsi melalui exit tol Dumpil.

Selain itu, pada malamnya diprediksi bakal terjadi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Pahlawan. Pengguna jalan diperkirakan merupakan wisatawan yang hendak rekreasi ke Magetan, namun transit di Kota Madiun.

Meski begitu, untuk arus balik dari arah Madiun menuju Surabaya atau sebaliknya terpantau sama-sama padat. Terlihat, kedua ruas jalan padat merayap. Namun tidak terjadi penumpukan kendaraan. Seperti di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Thamrin misalnya. ‘’Dua arah itu seimbang. Kami awalnya memprediksi, untuk arus balik, arah Ponorogo lebih padat. Ternyata sama saja,’’ beber Gatot.

Selama arus balik, imbuh Gatot, diperkirakan ada sekitar 3.000 roda empat dari Kota Madiun, yang keluar ke Surabaya maupun arah Solo setiap satu jam. Sedangkan dari arah berlawanan, diperkirakan kurang dari 50 persennya. ‘’Pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari diprediksi menjadi puncak arus balik,’’ terangnya. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button