Pacitan

Harga-Produksi Cengkih Anjlok

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Harga jual cengkih di pasaran makin terpuruk. Tahun ini tinggal Rp 55 ribu per kilogram. Padahal, 2–3 tahun sebelumnya bisa mencapai Rp 95 ribu per kilogram. ‘’Selain harga, produksi dari luas tanam lahan cengkih juga turun,’’ kata Kepala Dinas Pertanian Pacitan Bambang Supriyoko Selasa (15/9).

Pihaknya mencatat total produksi cengkih di Pacitan tahun ini mencapai 273.711 kilogram. Hasil itu diperoleh dari 7.966 hektare luas area tanam. Meski demikian, produksi cengkih tidak semuanya dalam kondisi baik. Terutama di 2.924 hektare lahan perkebunan yang ada, produksi cengkihnya tua dan rusak. Serta, 2.212 hektare di antaranya tergolong tanaman belum menghasilkan (TBM).

Produksi cengkih yang menurun, diakui Bambang, dikeluhkan para petani. Sebagai tindak lanjut, pihaknya coba memberikan pelatihan program untuk meningkatkan produksi tanaman cengkih. ‘’Bisa dengan pemberian bantuan pemotongan (cengkih) dan pendampingan sampai delapan kali. Tapi, biasanya setelah itu petani tidak menerapkan program tersebut. Sehingga, banyak tanaman cengkih yang rusak,’’ terang mantan kepala dinas kehutanan dan perkebunan (dishutbun) tersebut.

Selama ini, kendala yang dialami oleh petani cengkih adalah serangan bakteri pembuluh kayu cengkih (BPKC). Persoalan tersebut sulit diatasi sekalipun sudah berulang terjadi sejak 2012. ‘’Persebaran bakterinya sangat cepat. Di sisi lain terkendala tenaga kerja,’’ ungkap Bambang. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button