Pacitan

Harga Masker ’’Antikorona’’ Naik Lipat Dua

Stok di Sejumlah Apotek Kosong

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Merebaknya virus korona di sejumlah negara berdampak hingga Pacitan. Setidaknya, stok masker di Kota 1.001 Gua semakin langka. Kalaupun ada, harus ditebus dengan harga terbilang mahal.

‘’Tidak lama setelah virus korona ramai diberitakan, kami tidak mendapat kiriman dari distributor,’’ kata Monika Wulansari, penjaga salah satu apotek di kawasan  Jalan Gatot Subroto, Pacitan, Minggu (1/3).

Dia menyebut, sejak merebaknya virus korona, warga yang hendak membeli masker di apoteknya meningkat signifikan. Namun, mereka terpaksa mencari ke tempat lain lantaran stok sedang kosong.

Rika Niarti, penjaga apotek lainnya, mengatakan bahwa stok masker di tempatnya masih tersedia. Namun, jumlahnya tidak banyak hingga diberlakukan sistem pembelian eceran per piece. ‘’Kalau ada yang beli lebih banyak untuk kerabatnya di luar negeri dibatasi maksimal hanya dua boks,’’ jelasnya.

Dia menuturkan, harga masker juga mengalami kenaikan dari Rp 1.000 menjadi Rp 2.000 per lembar. Sedangkan per boks yang semula hanya Rp 21 ribu-Rp 28 ribu kini meroket menjadi Rp 85 ribu. ‘’Kalau yang dijual online malah tembus ratusan ribu,’’ imbuhnya sembari menyebut masker banyak diburu warga sejak Januari lalu.

Rika menilai wajar jika masker kini banyak diburu. Sebab, hingga saat ini belum ditemukan antivirus untuk memberantas korona. ‘’Namanya juga antisipasi dini, makanya banyak yang cari masker,’’ pungkasnya. (mg2/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button