Madiun

Harga Kedelai Melambung, Produsen Kurangi Ukuran Tempe dan Produksi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Operasi pasar disiapkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim guna mengantisipasi agar lonjakan harga kedelai tak semakin menggila. Pendataan produsen kemudian dilakukan. Terakhir pada Jumat lalu (15/1) data telah terkumpul.

Saat ini harga kedelai di pasaran mencapai Rp 9.500 per kilogramnya. Sementara, normalnya harga kedelai impor dikisaran Rp 3.000 per kilogram (kg). Kondisi tersebut tentu membuat produsen tempe yang didominasi skala mikro kembang kempis. Akhirnya, banyak yang beralih menggunakan kedelai lokal yang lebih murah. ‘’Tidak apa-apa kedelai lokal, yang penting harganya lebih murah,’’ kata Kusaini, produsen tempe di Jalan Cempedak itu, Sabtu (16/1).

Karena saat ini harganya naik, kata Kusaini, ukuran tempe yang dijual terpaksa dikecilkan. Tidak hanya itu, produksinya juga dikurangi. ‘’Dari biasanya sanggup mengolah 50 kg kedelai, kini hanya 25 kilogram per harinya,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close