Madiun

Harga Gula Tembus Rp 17 Ribu Per Kilogram

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Harga gula melambung tinggi. Bupati Madiun Ahmad Dawami geram. Kaji Mbing, sapaan Ahmad Dawami, pun mendatangi pabrik gula (PG) Pagotan dan Rejoagung Rabu (18/3). ‘’Antisipasi wabah virus korona di bidang medis sudah dilakukan. Tapi, dampak-dampak lain juga perlu diantisipasi, termasuk dampak ekonomi,’’ katanya.

Laporan yang diterima, harga eceran tertinggi (HET) gula Rp 12.500 per kilo. Faktanya, harga saat ini sudah tembus Rp 17 ribu di pasaran. ‘’Di Madiun ada dua pabrik gula, lucu kalau harga gula bisa naik,’’ sergahnya.

Meski begitu, dia memahami alur gula dari dua PG tersebut. Sehingga, dia mewanti-wanti kepada pedagang besar untuk tidak mempermainkan harga dengan cara menghambat suplai. ‘’Saya tahu larinya ke mana. Tapi, tidak untuk sebut nama dan jumlah stok,’’ kilahnya.

Kaji Mbing bakal mengirim surat resmi ke manajemen PG menyikapi kenaikan harga gula sekarang. Dia menekankan stok di PG harus mendukung Bulog dalam rangka menstabilkan harga. ‘’Sudah ada kesepakatan seperti itu.  Dengan Pemkot Madiun juga sudah ada komitmen. Memang pabriknya di wilayah kota, tapi tanamnya di kabupaten,’’ ungkapnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button