Madiun

Hapus Kesan Horor, Makam Dicat Warna-Warni

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tradisi nyekar menjelang Ramadan di puluhan kompleks pemakaman Kota Madiun tahun ini bakal semakin semarak. Para peziarah dipastikan betah dan khusyuk mendoakan leluhurnya. Pasalnya, makam telah berubah wajah menjadi warna-warni hingga jauh dari kesan angker yang melekat pada kawasan kuburan selama ini.

Tak hanya itu, sejumlah kompleks pemakaman juga dilengkapi fasilitas yang memanjakan pengunjung. Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Ageng Budug, Kelurahan Nambangan Lor, Manguharjo, misalnya, disediakan spot untuk istirahat.

Selain itu, jalan bagi peziarah di sela-sela makam tampak tertata rapi. Bahkan, dilengkapi jalur difabel dan lanjut usia (lansia). ”Ini persiapannya sudah sebulan lalu dan semuanya swadaya masyarakat,” kata Lurah Nambangan Lor Slamet Rabu (7/4).

Slamet menerangkan, seluruh inovasi tersebut murni ide masyarakat setempat. Mereka kerja bakti setiap minggu membersihkan dan menghias makam seluas 3.150 meter persegi yang kini diisi 5 ribu makam itu. Pun, dana yang digunakan berasal dari donasi warga. ”Banyak peziarah yang selfie di sini karena menarik,’’ ujarnya.

Hal serupa terlihat di 84 makam lainnya yang tersebar di 27 kelurahan. Sejak dua tahun lalu puluhan kompleks pemakaman itu dipoles menjadi bak pelangi untuk menghilangkan image seram. Sekaligus menertibkan administrasi nama makam terkait. ”Bahkan kita lombakan tiap tahun. Murni inovasi warga dan seizin ahli waris,” kata Kepala Disperkim Kota Madiun Totok Sugiarto. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close