Madiun

Handphone-PS Lolos Masuk Sel Lapas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sipir Lapas Pemuda Madiun kecolongan. Mereka mendapati adanya warga binaan (wabin) lembaga pemasyarakatan yang membawa handphone ke dalam sel lapas. Padahal, ponsel termasuk benda terlarang di dalam penjara. Nah, saat Kanwil Kemenkumham Jatim menggeledah seluruh blok Lapas Pemuda kemarin malam (23/9), petugas menemukan lima handphone di dalam sel.

Alat komunikasi itu lantas dimasukkan ke dalam kantong plastik dan disita berikut temuan lainnya. Seperti gunting, korek api gas, charger, serta benda-benda tajam. ‘’Ada 227 personel gabungan yang melakukan penggeledahan. Jadi, kami bagi dua. Separo di Lapas Madiun dan sisanya di Lapas Pemuda,’’ kata Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono.

Pihaknya memastikan temuan itu menjadi atensi khusus. Dia ingin seluruh lapas bersih dari narkoba, senjata tajam (sajam), maupun handphone. Termasuk kabel yang menurutnya berisiko memicu terjadinya kebakaran di dalam lapas. ‘’Besok kami tindak lanjuti lagi. Kami akan melakukan penggeledahan yang intinya lapas harus bersih dari barang terlarang,’’ ujar Krismono.

Humas Kanwil Kemenkumham Jatim Ishadi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendataan wabin terkait kepemilikan handphone tersebut. Yang jelas, temuan itu telah menjadi atensi kanwil. ‘’Itulah yang masih kami telusuri. Kok masih ada handphone dalam lapas,’’ sesalnya.

Ishadi menduga ada keterlibatan atau kelalaian oknum sipir. Karena itu, hasil penggeledahan yang dilakukannya pada Kamis malam tersebut bakal ditindaklanjuti. ‘’Kami sudah instruksikan razia seminggu tiga kali, random. Tidak pagi, siang, dan malam saja. Agar ketemu akar masalahnya mengapa handphone bisa masuk bebas di lapas,’’ tegasnya.

Yang pasti, temuan handphone di dalam sel narapidana (napi) itu kesalahan fatal. Karena ponsel bisa saja dipakai wabin untuk melakukan tindak kejahatan. Seperti halnya yang sempat dijalankan oleh Deni Erdianto dan Dedy Eko Wibisono. Keduanya menipu seorang pengusaha grosir di Kota Madiun dari dalam Lapas Pemuda. ‘’Kami akan menerapkan pidana jika terbukti ada oknum yang terlibat,’’ katanya.

Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan memastikan investigasi akan dilakukannya menyikapi temuan tersebut. Hasilnya bakal dilaporkan ke kanwil. ‘’Kami berupaya berperang terhadap itu (peredaran handphone di dalam lapas, Red). Seandainya ada keterlibatan oknum pegawai, ya sudah tinggal kita yang capek atau dia yang capek,’’ ujarnya.

Hanya saja, Nova enggan menyebut siapa napi pemilik handphone itu. Tapi, pihaknya berjanji akan mengungkapkannya ke publik jika hasil pemeriksaan telah rampung. ‘’Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Tunggu saja, saya tidak menjanjikan, tapi sudah mengarah. Kita tunjukkan transparansi hasil temuan, jadi sama-sama ikut mengawasi,’’ tuturnya.

Sementara, di Lapas Madiun, petugas nihil temuan handphone atau narkoba. Sebaliknya, kanwil mendapati play station (PS), modem, kartu remi, korek api, charger, serta sajam di dalam sel para napi. Beberapa warga binaan juga sempat diminta menjalani tes urine. ‘’Kalau itu perbuatan pidana, ya kami tindak lanjuti. Tapi, adapun temuan ini mungkin belum mengarah ke perbuatan pidana,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan yang juga turut serta dalam razia di Lapas Madiun.

Kalapas I Madiun Asep Sutandar mengungkapkan, operasi gabungan itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban dalam lapas. ‘’Rutin kami lakukan dan tidak ada yang diarahkan ke satu atau dua blok saja. Harapannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,’’ tutur Asep. (kid/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button