Nganu

Hamil Duluan, Terpaksa Menikah di Usia ABG

Jawa Pos Radar Madiun – Belajar daring awalnya dijalani Cenil, 14, dengan nyaman. Namun, setelah berjalan tiga bulan, anak baru gede (ABG) itu mulai dilanda bosan. Akhirnya media sosial (medsos) menjadi pelariannya untuk mengusir kegabutan. Rutininas itu semakin menjadi setelah Cenil mengenal Gethuk, 22. Singkat cerita, keduanya saling jatuh cinta hingga resmi berpacaran.

Girang hati Cenil karena saban hari dapat kata romantis dari Gethuk. Tiap pekan juga tak ketinggalan diajak refreshing ke tempat wisata. Merasa diperlakukan bak ratu, Cenil pun makin sayang dengan Gethuk. Pun, hanya bisa pasrah saat sang pacar mengajak hohohihe di hotel.

Malang tak bisa ditolak, Cenil akhirnya hamil. Mengetahui anaknya berbadan dua, Klepon, ayah Cenil, murka. Bergegas pria itu mencari Gethuk dan minta anaknya segera dinikahi.

Setelah kedua pihak keluarga berembuk, akhirnya diperoleh kesepakatan tanggal pernikahan. Namun, karena Cenil masih di bawah umur, pihak KUA menolaknya. Mereka lantas ke pengadilan agama untuk mengajukan dispensasi pernikahan.

Orang tua Cenil maupun Gethuk lega lantaran pengajuan dispensasi nikah dikabulkan. Kini, keduanya sudah resmi menjadi pasangan suami istri. ”Sekarang menunggu kelahiran bayinya,’’ kata Lopis, ibu Cenil. (irs/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button