Mejayan

Halau Pemudik di Empat Titik, 200 Kendaraan Diminta Putar Balik

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pikirkan berulang kali bila menganggap larangan mudik pemerintah hanya gertak sambal. Hingga Minggu (26/4) polisi telah menghalau sedikitnya 200 kendaraan yang hendak masuk Kabupaten Madiun di empat titik. ‘’Kendaraan itu diminta putar balik,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun AKP Jimmy Heryanto.

Penghalauan dilakukan bersamaan dimulainya penyekatan Jumat lalu (24/4). Satlantas membentuk empat pos check point sebagai titik memutar balik gelombang pemudik dini. Yakni, Gerbang Tol (GT) Madiun; Krapyak, Pilangkenceng; Nampu–Wilangan; dan Umbul–Ponorogo.

Jimmy memerinci, 150 kendaraan roda empat dihalau di exit Dumpil, nama lain GT Madiun; Pos Krapyak (25 roda empat); Pos Nampu-Wilangan (15 roda empat dan 25 roda dua); dan Pos Umbul–Ponorogo (8 roda empat dan 15 roda dua). ‘’Penyekatan kendaraan ini menyikapi larangan mudik dan antisipasi masuknya kendaraan dari daerah yang menerapkan PSBB (pembatasan sosial berskala besar, Red),’’ terangnya.

Pemerintah menerbitkan Permenhub 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah. Regulasi yang diteken Plt Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan berisi larangan angkutan dan toleransinya. Khusus kendaraan darat, seperti bus penumpang, mobil pribadi, dengan pengecualian pengangkut barang.

Satlantas membagi kendaraan yang diminta putar balik menjadi beberapa kategori. Yakni, kendaraan berpelat nomor dari zona merah atau terdapat kasus positif Covid-19. Juga dari daerah yang menerapkan PSBB. Kendaraan yang ditengarai mengangkut pemudik turut diperiksa. ‘’Sampai hari ini (kemarin, Red) yang cukup banyak (dilakukan penghalauan) di check point Dumpil,’’ ungkap Jimmy. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close