Ngawi

Hadiri KLB Deli Serdang, Ketua DPC Demokrat Ngawi Dipecat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Ngawi Isnaini Widodo Rabu (10/3) hanya berlangsung sekitar 15 menit. Setelah seorang kader yang hadir dalam acara Konsolidasi dan Ikrar Tegak Lurus pada Kepemimpinan AHY di kantor DPC Demokrat setempat memintanya menyerahkan mikrofon ke Haris Susanto, sekretaris DPC Demokrat setempat.

Suasana yang tadinya hening mendengar sambutan Isnaini, seketika berubah riuh ketika mikrofon digenggam anggota DPRD Ngawi itu. ‘’AHY (Agus Harimurti Yudhoyono, Red) aye,’’ seru belasan peserta dari pengurus DPC dan perwakilan pimpinan anak cabang (PAC) se-Ngawi yang duduk di kursi acara itu.

Selama acara Isnaini didiamkan oleh para kader. Sang ketua juga tidak diberi kesempatan kembali berbicara. Sikap tersebut dipicu acara kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3). Pertemuan itu mengukuhkan Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat menggantikan AHY. Isnaini diduga hadir dalam kongres yang dianggap abal-abal oleh kubu AHY itu.

Menurut Haris, Isnaini bukan lagi ketua DPC saat hadir acara deklarasi. Informasi itu diperoleh dari Sri Subianti, bendahara umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur, Selasa malam (9/3). Lewat sambungan telepon, Sri menyampaikan bahwa Isnaini dipecat dari kepengurusan karena berangkat ke KLB Deli Serdang. ‘’Tinggal menunggu surat (pemecatan),’’ ujarnya.

Sementara, Isnaini membantah menjadi pengkhianat. Dia menyebut kehadirannya di KLB hanya rumor. ‘’Yang jelas hari ini (kemarin, Red) saya berdiri di sini untuk mendukung kepemimpinan AHY,’’ katanya. (mg3/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button