Ponorogo

Gus Fathurrohman Effendi Tampung Yatim Piatu hingga Santri Mbeling

PONOROGO – Gus Fathurrohman Effendi telaten membimbing santri mbeling di Ponpes Mambaul Hikmah, Pasar Pon, Kota Lama. Pencuri hingga pemabuk ditampung dan disadarkan hingga menjadi santri dengan akhlak luhur.

Semasa muda, Gus Fathurrohman Effendi banyak menghabiskan waktu mempelajari ilmu filsafat. Meskipun, saat itu dirinya tercatat sebagai mahasiswa jurusan ekonomi di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Setelah, bekal agama diperolehnya dari mesantren di Ponpes Tebuireng sejak 1989 hingga 1994 silam. Lulus kuliah 1999, Gus Fathur berkelana. Selain mencari pengalaman, juga memperdalam agama di pesantren di setiap kota yang disinggahi. ‘’Bisa dikatakan anak jalanan karena dulunya juga berkelana,’’ lanjutnya.

Saat berkelana di Bumi Reyog 2009 silam, Gus Fathur menemukan gadis pujaan hatinya yang kin menjadi istrinya; Naily Farikah. Setelahnya, Gus Fathur menetap dan menjadi pengajar di Mambaul Hikmah —pesantren yang didirikan KH. Maghfur Hasbullah, 1970-an silam. ‘’Dua tahun berselang, bapak meninggal dunia. Saya pun meneruskan perjuangan beliau,’’ ungkap pria kelahiran 1967 silam itu.

Selain anak jalanan, pesantren ini juga banyak menampung yatim piatu. Kesemuanya dibimbing dengan pedoman berdzikir kuat, berpikir cepat, bertindak tepat, dan berjamaah rapat. Azas itu diterapkan dalam kegiatan santri. Mulai amaliah harian selepas salat fardlu, belajar ilmu filsafat setiap Ahad pagi hingga ngaji kitab serta istighotsah setiap Jumat pahing. *** (nur wachid/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button