Ponorogo

’’Gunung Mrican’’ Akan Sirna Setahun

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Butuh waktu sekitar setahun untuk menggerus gunungan sampah di TPA Mrican. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berhitung dalam sehari sebanyak 70 sampah dibuang ke tempat pembuangan akhir itu. Padahal, mesin pencetak briket hanya berkapasitas 30 ton bahan baku sampah sehari. ‘’Setidaknya harus mampu mengolah 120 ton per hari kalau ingin gunungan sampah itu rata,’’ kata Sugiri, Rabu (15/9).

Salah satu solusinya adalah menambah mesin pencetak briket. Sugiri lagi-lagi berhitung, tanpa menambah unit mesin sebenarnya persoalan gunungan sampah di TPA Mrican bakal rampung. Syaratnya adalah masyarakat sadar pentingnya mengolah sampah. Perlu pengolahan sampah di setiap kecamatan. ‘’Sampah yang tidak bisa didaur ulang baru dikirim ke TPA,’’ terangnya.

TPA Mrican menampung sampah dari lima pasar dan rumah tangga di lima kecamatan. Belasan kecamatan lainnya belum mendapatkan jatah membuang sampah ke sana. Bupati menyebut, alat pemilah sampah tak akan kuasa mengurai persoalan yang muncul. Problem sampah kelak juga bakal mengemuka di belasan kecamatan lainnya. ‘’Perlu edukasi ke masyarakat soal teknologi pengolahan sampah,’’ ungkapnya.

Sugiri menilai mesin pengolah sampah menjadi briket itu solusi paling tepat. Sampah tidak lagi dibiarkan menumpuk, bahkan dapat menghasilkan uang. Apalagi, sudah ada sejumlah perusahaan yang sudi memborong briket berbahan baku sampah itu. Salah satu perusahaan di Pasuruan mengambil jatah lima ton briket dalam sehari. ‘’Kami akan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lainnya kalau produksi briket nanti bertambah,’’ jelasnya.

Jika inovasi itu berhasil, imbuh bupati, menambah luasan lahan TPA tidak lagi perlu. Idealnya luas TPA itu 4 hektare. Sedangkan TPA Mrican hanya seluas 1,8 hektare. Bupati mengungkapkan bahwa pengadaan mesin pengolah sampah menjadi briket itu melalui riset mendalam dan percobaan berulang-ulang. ‘’Kalau memang pemerintah pusat mensyaratkan lahan TPA harus empat hektare, kami tetap akan memperluasnya,’’ ujar bupati. (mg7/c1/hw)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button