Magetan

Gorang-gareng I dan Mangge Diusulkan ke Kemendag

Wujudkan Mimpi Pasar Rakyat Ber-SNI

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Nama Pasar Gorang-gareng I, Kawedanan, dan Mangge, Barat, disodorkan ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Dua pasar tradisional di Magetan itu diusulkan memperoleh label Standar Nasional Indonesia (SNI). ‘’Total 16 pasar di Magetan belum ada SNI,’’ kata Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan Handoko Rabu (16/9).

Pasar ber-SNI harus memiliki luasan sekitar 2.000 meter persegi. Jumlah pedagang maksimal 200 orang. Ketentuan itu membuat kawasan pasar lebih tertata. Baik akses jalan pembeli maupun lapak pedagang punya ruang yang cukup lebar. Kesan berjubel pun hilang. ‘’Kondisi pasar saat ini sempit. Berjubel dan berdempet-dempet,’’ ujarnya.

Pasar Gorang-gareng I dan Mangge dipilih karena infrastrukturnya yang paling siap untuk direhabilitasi. Sarana dan prasarana akan disesuaikan ketentuan SNI. Perbaikannya dilakukan tahun depan. Sumber anggaran dari APBN. Pasar rakyat lainnya juga bakal direhabilitasi. Bedanya, menggunakan dana APBD. ‘’Sementara kami persiapkan yang akan diarahkan ke label SNI,’’ ucap Handoko.

Upaya disperindag mewujudkan mimpi pasar rakyat ber-SNI tidak mudah. Aktivitas jual-beli sehari-hari dipertimbangkan. Sekalipun telah menyediakan lahan, pedagang tidak serta-merta diminta pindah. Apalagi, jika tempat yang bakal digunakan tidak punya embrio yang bisa mendukung. ‘’Pasar Mangge dan Pasar Gorang-gareng I sudah memiliki embrio untuk mengarah ke SNI,’’ ungkapnya. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close