Ponorogo

Gontor 2 Terpapar Korona, Seorang Santri Sidoarjo Terkonfirmasi Positif

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 2 Madusari, Siman, Ponorogo, terpapar virus korona. Seorang santri asal Sidoarjo terkonfirmasi positif Covid-19. ‘’Santri tersebut datang di ponpes 17 Juni,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Selasa (7/7).

Santri berusia 17 tahun itu dinyatakan positif Senin (6/7). Pada 2 Juli lalu, pemkab menerima informasi dari Dinkes Jatim bahwa ayah santri tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. ‘’Setelah itu dinkes melakukan swab pada santri tersebut. Hasilnya keluar Senin,’’ jelasnya.

Ipong minta PMDG 2 mengeluarkan kebijakan guna menekan potensi penyebaran virus dari seorang santri tersebut. Salah satunya, warga ponpes sementara tidak keluar area ponpes. Sebaliknya, melarang siapa pun masuk ke area ponpes. ‘’Tamu atau kunjungan untuk keperluan apa pun tidak diperkenankan, kecuali pemenuhan kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan,’’ terangnya.

Terpisah, Ketua I Pengurus Pusat (PP) Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Ustad Adib Fuadi Nuriz mengatakan pihaknya telah koordinasi dengan pengasuh PMDG 2. Menurut laporan yang diterima, sejak tiba santri tersebut beraktivitas biasa dan dalam kondisi sehat.

Pun tidak mengeluhkan sakit apa pun. Santri yang positif kini diisolasi di rumah sakit. ‘’Sudah dilakukan tracing terhadap teman satu kamar, satu kelas, dan siapa pun yang berhubungan dengannya. Semua dikarantina sesuai protokol pencegahan Covid-19,’’ ungkap Adib. (naz/c1/sat)

Satgas Rapid Test Masal Warga Pondok

WARGA PMDG 2 bakal di-rapid test masal untuk memetakan santri, pengajar, dan karyawan ponpes yang terpapar virus korona. Sebab, ada sebelas orang yang hasil rapid test-nya reaktif. ‘’Temuan itu diketahui saat mereka izin akan ke Kendari,’’ ungkap Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono Selasa (7/7).

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pengasuh pondok setempat menyusul temuan tersebut. Pihak ponpes diminta menutup akses keluar-masuk sementara kecuali mengirim logistik. ‘’Kami sudah berkirim surat agar pihak ponpes melakukan isolasi ketat. Dinas kesehatan (dinkes) juga sudah melangkah,’’ ujarnya.

Dari hasil tracing, sementara terdata 39 orang yang berkontak erat dengan santri positif. Agus menyebut, rapid test masal akan mengungkap peta penyebaran virus korona di PMDG 2. ‘’Karena sebelas orang yang reaktif itu juga dari ponpes yang sama,’’ sebut Agus.

Pihaknya juga akan mengambil langkah ke seluruh ponpes di Bumi Reyog. Jangan sampai ada temuan positif Covid-19 di ponpes lain. Karena itu, pihaknya diinstruksikan menggelar rapid test masal ke seluruh ponpes di Ponorogo. Setidaknya, lima persen jumlah warga di setiap ponpes. ‘’Termasuk santri, pengajar, karyawan, serta pengasuh,’’ jelasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close