Magetan

Gilir Layanan Air Bersih di Baleasri

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magtan – Layanan air bersih dari PDAM tidak lagi lancar. Hal itu dirasakan oleh pihak MIN 13 Magetan di Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo. Kran air yang sebelumnya mengalir deras kini menjadi mapet. ‘’Sudah hampir dua pekan terakhir,’’ kata Kepala MIN 13 Magetam, Lukman Ali Kamis (31/10).

Dampaknya ketersediaan air untuk keperluan kamar mandi sekolah kosong. Siswa yang semisal “kebelet” kebingungan. ‘’Akhirnya kami memutuskan untuk membeli air dari sumur warga setempat,’’ ungkap Ali.

Dia berharap ada bantuan distribusi air bersih dari BPBD untuk sementara waktu. Setidaknya sampai kondisi kembali normal. ‘’Sebagian sekolah sudah ada yang memulangkan siswanya satu jam lebih awal karena di tempat mereka tidak tersedia air,’’ ujarnya.

Terpisah, Dirut PDAM Lawu Tirta Welly Kristanto tak menampik pelayanan air bersih bagi pelanggan di Desa Baleasri belum maksimal. Menurutnya, hal tersebut disebabkan debit air di sumber air baku yang ada di Ngunut, Desa Dadi, Plaosan, menyusut sekitar 40 persen. Alhasil, pelanggan PDAM di Baleasri harus digilir pelayanannya. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button