Pacitan

Gelombang Tinggi 6 Meter, Nelayan Pacitan Stop Melaut

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Nestapa benar nasib nelayan di Pelabuhan Tamperan. Tiga hari belakangan tak ada geliat bongkar muat barang. Puluhan kapal tersandar di dermaga. Pasrah terombang-ambingkan gelombang.

Ibnu Khudori, salah seorang nelayan, mengungkapkan bahwa perairan Pacitan dibekap cuaca ekstrem sejak Sabtu lalu (31/7). Angin kencang disertai hujan lebat beberapa kali menghempas lautan. Diperparah dengan gelombang setinggi 4 hingga 6 meter. ‘’Kami tidak berani nekat melaut. Pilih bersandar dulu,’’ ujarnya, Selasa (3/8).

Agustus ini tampaknya menjadi bulan terburuk bagi sebagian nelayan. Lantaran cuaca kerap berubah-ubah tak menentu secara ekstrem. Musababnya, tekanan angin timur hingga perbedaan suhu udara. Percuma bila nelayan memaksakan diri tetap melaut. Hasil yang didapatkan tak sebanding dengan tantangan alam yang bakal dihadapi. ‘’Kemarin ada yang berangkat, tapi setibanya di tengah laut nggak bisa apa-apa. Akhirnya pulang lagi,’’ kata nelayan asal Pekalongan itu. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button