NgawiPeristiwa

Geger! Tewas Epilepsi Dievakuasi Petugas Berpakaian APD

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Tewasnya Muslimin membuat heboh warga Dusun Gentong Lor, Desa Gentong, Kecamatan Paron. Karena jasad pria 36 tahun itu dievakuasi oleh petugas medis dengan berpakaian alat pelindung diri (APD).

Muslimin ditemukan warga setempat tergeletak tak bernyawa di kanal Kali Sono Selasa (21/4). Dia diduga tewas setelah penyakit epilepsinya kambuh ketika hendak buang air besar di sungai. Jasad korban kali pertama ditemukan oleh Bambang Setiawan, 42. Saat itu kondisi tubuh adik kandung Bambang tersebut tersangkut pada tiang penyangga jembatan.  ‘’Kakaknya curiga karena korban tidak kunjung pulang, kemudian mencari dan mendapati Muslimin sudah dalam keadaan tidak bernyawa,’’ kata Kapolsek Paron Iptu Suyitno.

Kabar tewasnya Muslimin di kanal Kali Sono itu langsung tersebar luas ke telinga warga. Mereka kemudian berbondong-bondong menuju TKP untuk memastikan kondisi yang terjadi. Tak lama kemudian petugas medis dari puskesmas datang dengan menggunakan APD. ‘’Di masa pandemi Covid-19 saat ini memang perlu hati-hati. Sesuai protokol kesehatan wajib menggunakan APD karena belum diketahui penyebab kematiannya,’’ terang Suyitno.

Dari hasil pemeriksaan, terdapat luka di pelipis mata sebelah kanan korban dan mengeluarkan darah. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. (mg1/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close