Magetan

Gegana Teliti Kaleng Diduga Bom Rakitan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Tim dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim mendatangi Mapolsek Barat Senin (26/8). Kedatangan tim itu untuk mengecek langsung dua kaleng yang diduga bom rakitan milik Yunus Trianto. Warga Desa Kincang, Jiwan, Kabupaten Madiun, itu diamankan usai merampok Toko Mas Dewi Sri, Sabtu (24/8).

Saat beraksi, Yunus sempat mengancam dengan membawa kaleng yang diduga bom rakitan. Pasca diamankan, Yunus dibawa langsung Tim Densus 88 untuk menjalani pemeriksaan. Sebab, sesuai pengakuannya, duit hasil rampokan akan dikirim ke Suriah. Yunus juga mengaku tergabung di jaringan Isbaqiah. ’’Tim Gegana melakukan identifikasi barang bukti (BB) yang diduga rakitan bom,’’ kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni.

Sukatni mengamini telah dilakukan pembongkaran terhadap dua kaleng yang dibawa Yunus Trianto saat beraksi merampok toko emas. Namun, Sukatni masih belum banyak berkomentar terkait hasil pengecekan dua barang bukti tersebut. Tim Gegana masih akan melakukan penelitian lebih lanjut. ‘’Hasilnya masih diteliti lagi,’’ ujarnya.

Tim Gegana datang ke Mapolsek Barat sejak pukul 07.00. Tidak diketahui persis berapa jumlah personelnya. Namun, ada dua mobil di halaman mapolsek. Sukatni menyebut Polres Magetan hanya memfasilitasi dalam melakukan identifikasi. Selebihnya, termasuk apa isi kaleng, daya ledak, sekaligus bom tersebut aktif atau tidak, bukan menjadi kewenangannya. ’’Semua kewenangan ada di tim Gegana, kami hanya menjembatani,’’ terangnya.

Sukatni menambahkan, tim Gegana tidak membawa langsung barang bukti yang diperiksa itu. Barang bukti masih disimpan di Mapolsek Barat. Namun, sampel sudah dikantongi oleh mereka. ’’Kita tunggu kepastiannya,’’ ucap Sukatni. (fat/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close