Magetan

Gas Monoksida Biang Celaka Tewasnya Pasutri di Kartoharjo

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Gas karbon monoksida (CO) menjadi biang tewasnya pasangan suami istri (pasutri) di RT 11, RW 3, Dusun Waduk, Desa Bayemtaman, Kartoharjo, Senin (2/11).

Kepastian penyebab tewasnya Paniran, 39, dan Sulawi, 35, itu terpantau dari detektor digital milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan. Setelah dievakuasi, jenazah pasutri langsung dimakamkan sore harinya. Petugas tidak melakukan otopsi. ‘’Gas monoksida berbahaya jika sampai terhirup,’’ kata Kapolsek Kartoharjo AKP Agus Suprijanto.

Kalaksa BPBD Magetan Ari Budi Santosa menuturkan, sebelum evakuasi timnya sudah memperkirakan adanya gas beracun di dalam sumur sedalam empat meter di tengah sawah itu. ‘’Lebar sumur hanya 1,5 x 1,5 meter. Sirkulasi udaranya kurang baik,’’ sebutnya.

Terkait tewasnya balita dua tahun yang terjerembap kubangan limbah di Maron, Karangrejo, patut dijadikan perhatian. Orang tua harus mengawasi anaknya saat bermain di luar rumah. ‘’Meski kubangannya tidak dalam, cukup membahayakan bagi balita. Kami harap ini menjadi pelajaran bagi siapa pun,’’ kata Kapolsek Karangrejo AKP Sukarno. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button