MadiunPeristiwa

Garasi Bus Cendana Terbakar Hebat

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Asap menghitamkan sebagian langit Kota Madiun. Bersumber dari kebakaran garasi bus Cendana sekitar pukul 13.00 Selasa (29/9).

Kebakaran hebat yang membuat lalu lintas tersendat itu akibat sepercik api dari alat pemotong besi. Percikan itu semula merembet ke spons jok bus. Kencangnya angin membuat api semakin berkobar. Merembet ke tumpukan ban di belakang bodi bus yang tengah dikanibal. ‘’Saat itu keran air mati,” kata Riyan Risen.

Pria 36 itu tak menyangka pekerjaannya menuai petaka. Sejak Minggu (27/9), dia bersama dua temannya sibuk memotongi bangkai bus yang sudah rusak. Ketiganya merupakan pekerja di sebuah pemborong rongsokan dari Tulungagung. Rian dan dua teman lainnya berinisiatif mencari air di garasi utama tepat di sebelah selatan titik kebakaran. Karena pintu gerbang garasi utama tertutup, dia terpaksa memanjat pagar kawat berduri setinggi 2 meter. ‘’Saya sampai lompat untuk mencari air,’’ ujarnya.

Hadi, satpam garasi, langsung menuju kantor BPBD Kota Madiun. Laporan yang masuk sekitar pukul 13.14 itu langsung diteruskan ke Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Madiun. Pukul 13.25, pertolongan datang. ‘’Saya tidak tahu awal kejadiannya seperti apa,’’ ungkapnya yang saat awal kejadian tidak berada di lokasi.

Begitu petugas datang, Riyan, Hadi, dan pekerja lainnya turut membantu pemadaman. Sekaligus menjauhkan tabung gas elpiji tiga kiloan, kompresor, dan blender las dari kobaran api. Semua mata memandang cemas menyaksikan ratusan ban dan tiga bangkai bus Cendana dilalap kobaran api. Situasi itu cukup menyita perhatian. Banyak pengendara berhenti mengabadikan peristiwa. Lalu lintas di Jalan Raya Geger–Madiun macet.

Di sela pemadaman, Mirah, 53, tiba-tiba nyelonong masuk garasi bangkai bus yang terbakar. Perempuan asal Ponorogo itu ternyata yang selama ini menempati rumah di dekat garasi. Rumah milik perusahaan otobus itu sudah lama dia tempati untuk tidur sehari-hari. ‘’Kaget saat dengar kabar kebakaran. Lega setelah diberi tahu petugas bahwa api tak sampai membakar rumah,’’ ujarnya yang saat kejadian sedang bekerja di Pasar Sleko.

Tiga unit mobil penembak air dan dua mobil penyuplai air masing-masing berkapasitas 10.000 liter dan 5.000 liter dikerahkan. Kobaran api berhasil dipadamkan 45 menit kemudian. ‘’Pekerja rosok itu biasanya bekerja dari pukul 08.00-17.00. Tiga hari ini tidurnya juga di rumah garasi,’’ imbuh Pairan, warga sekitar. (mg3/c1/fin)

Butuh perhitungan tepat untuk menjinakkan kobaran api di garasi bus Cendana kemarin. Tanpa gerak cepat, dampak kebakaran hebat itu bisa meluas.

ASEP SYAEFUL BACHRI, Jawa Pos Radar Madiun

PETUGAS pemadam kebakaran atur strategi setibanya di garasi Jalan Raya Geger-Madiun. Selain menembaki kobaran api dengan air, beberapa benda yang mudah terbakar turut dilokalisasi. Seperti tabung gas kompresor yang semula dekat dengan kobaran api. Bangunan sekitar lokasi kebakaran pun dibasahi. Tiga langkah itu dilakukan bersamaan guna mencegah kebakaran semakin meluas. ‘’Saat kami datang, api sudah merembet ke tembok gudang busa jok bus,’’ kata Kasi Damkar Satpol PP Kota Madiun Anang Dwi Sulistianto.

Satpol PP Kota Madiun mengerahkan lima mobil pemadam kebakaran. Kelima unit itu terdiri dari tiga mobil penembak air dan dua mobil tangki penyuplai air. Kapasitasnya 10 ribu liter dan 5 ribu liter. ”Karena api yang membakar ban cukup sulit untuk dipadamkan,’’ ungkapnya.

Anang pun cepat menghubungi Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat agar lekas melakukan pemadaman di sekitar lokasi. Guna mencegah terjadinya korsleting. ‘’Jika tidak disingkirkan, selain membuat api semakin besar, juga membahayakan petugas yang sedang memadamkan api,’’ jelasnya.

Setelah berjibaku, api berhasil dipadamkan kurang dari satu jam. Proses pemadaman diuntungkan kondisi cuaca. Saat itu embusan angin menuju utara yang merupakan lahan kosong. ‘’Kalau sampai anginnya ke selatan, bisa merembet ke gudang spons jok yang sangat besar itu,’’ tuturnya.

Kapolsek Taman Kompol Setyo Wiyono akan menyelidiki lebih lanjut penyebab kebakaran. Dugaan sementara kobaran api memang disebabkan percikan api dari aktivitas pemotongan bangkai bus. ‘’Kerugian materinya masih kami dalami,’’ ujarnya. *** (fin/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close