Ngawi

“Garap” Pacar dan Calon Mertua

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Isi otak AR, 29, bisa jadi hanya hal berbau esek-esek. Bagaimana tidak, warga Desa Tambakboyo, Mantingan, itu nekat menyebar video mesumnya ke perempuan lain agar tergoda untuk berhubungan badan dengannya.

Video mesum itu berisi adegan hohohihe AR dengan RT, 21, pacarnya; dan SN, 57, ibu sang kekasih alias calon mertuanya. Parahnya lagi, pemuda itu memaksa F, 14, adik RT, untuk merekam tindakan asusila yang dilakukan di rumahnya Desa Girikerto, Sine, tersebut.

Ulah busuk AR terbongkar setelah pemuda itu berusaha menggoda SW, 48, warga Tulakan, Sine, yang sedang mengurus surat perceraian di RT pada 26 Januari lalu. Bukannya tergoda, SW yang merasa risih atas tindakan AR lantas menceritakan ke suaminya, BS, 58.

‘’Keduanya melaporkan ke pihak kepolisian pada Rabu lalu (3/2). Setelah dilakukan penyelidikan, Kamis malam (4/2) terlapor kami amankan di rumahnya,’’ ungkap Kasatreskrim Polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta Pratama Juma (5/2).

Agung mengatakan, AR tidak hanya memaksa F untuk merekam adegan mesumnya. Melainkan juga sempat melakukan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur itu. Pun, beberapa kali mengajak berhubungan badan, namun F selalu menolaknya.

Hasil pemeriksaan, AR mengaku telah melakukan hubungan badan dengan RT sebanyak lima kali dan dengan SN dua kali. ‘’Status pelaku dan RT bukanlah suami istri, melainkan pacar, tidak seperti isu yang beredar,’’ ujarnya. ‘’F dipaksa merekam agar bisa melihat dan untuk senjata merayu korban lainnya,’’ imbuhnya.

Kendati demikian, diduga cukup banyak perempuan lain yang menjadi korban otak mesum AR. Pasalnya, dari barang bukti handphone milik pelaku yang disita, ditemukan beberapa video mesum dengan pemeran perempuan berbeda dari dua video yang telah diungkap.

Akibat perbuatannya, AR terancam pasal berlapis. Mulai pasal UU Pornografi, UU ITE, hingga UU Perlindungan Anak. ‘’Karena melibatkan anak di bawah umur,’’ pungkasnya. (mg3/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button