Madiun

Ganti Bangjo Perempatan Pagotan!

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Lampu lalu lintas di simpang empat Pasar Pagotan bakal diganti. Buntut ketidaktertiban pengguna jalan di kawasan tersebut yang acap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). ‘’Rencana penggantian itu juga terkait tilang elektronik dari kepolisian,’’ kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun Aksien Muharom, Selasa (27/4).

Aksien mengungkapkan, penggantian traffic light serta sejumlah rambu pendukung lainnya bakal direalisasikan tahun ini. Dari empat penjuru akan diganti total. Namun, dia tidak dapat memastikan kapan eksekusinya. ‘’Yang jelas sudah dianggarkan dan akan dikerjakan tahun ini,’’ ujarnya.

Dia menyebutkan, terdapat sejumlah faktor yang melatarbelakangi rencana tersebut. Salah satunya, upaya menertibkan pengguna jalan. Sebab, tidak sedikit pengendara melabrak rambu-rambu. ‘’Yang sering menerobos traffic light itu pengendara yang dari atau ke arah barat dan timur,’’ ungkapnya.

Aksien menyebut, laka lantas yang terjadi di kawasan tersebut didominasi pengendara yang tak tertib aturan. Dia ambil contoh pelanggaran menerobos lampu merah. ‘’Selama ini kami juga terus berupaya meminimalkan kecelakaan. Misal, dengan menambah lampu PJU (penerangan jalan umum) di lokasi,’’ terangnya.

Pantauan di lokasi, waktu pergantian bangjo empat penjuru di simpang empat Pasar Pagotan tergolong cepat. Pergantiannya searah jarum jam. Menurut Aksien, itu sudah melalui penghitungan. Yakni, menyesuaikan tingkat kepadatan lalu lintas. Disinggung penambahan durasi lampu bangjo, Aksien belum dapat memastikan. ‘’Akan dilakukan kajian lagi setelah penggantian nanti,’’ tuturnya.

Penggantian traffic light di simpang empat Pasar Pagotan juga merujuk langkah pihak kepolisian terkait tilang elektronik. Aksien mengungkapkan, akan ada pemasangan closed-circuit television (CCTV) bersamaan penggantian total rambu lalu lintas di perempatan itu. ‘’Pemasangan CCTV di perempatan Pasar Pagotan agar pengguna lebih tertib dan mendukung ETLE (electronic traffic law enforcement),” bebernya.

Kasatlantas Polres Madiun AKP Ari Bayuaji membenarkan bahwa simpang empat Pasar Pagotan merupakan salah satu dari 13 titik hasil kajian awal pemasangan ETLE di Kabupaten Madiun. Namun, pihaknya belum bisa menjamin seluruh titik itu bakal terealisasi. Akan ada sejumlah titik prioritas yang merupakan kawasan black spot. Yakni, titik-titik rawan laka lantas. ‘’Untuk realisasinya menunggu pemerintah setempat,’’ sebut Kasatlantas. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button