Magetan

Gagal Tambah Ruang Rawat Inap untuk Puskesmas Sumberagung

MAGETANJawa Pos Radar Magetan – Buruk proses perencanaan membuat pekerjaan revitalisasi Puskesmas Sumberagung dan Panekan gagal terealisasi tahun ini. Pemicunya, proses pemenuhan kelengkapan dokumen lelang dua paket pekerjaan bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) itu berjalan lamban hingga melewati batas waktu yang ditentukan. ‘’Tidak cukup waktu untuk lelang,’’ kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Puskesmas Sumberagung dan Panekan Didik Setyo Margono Rabu (24/7).

Menurut dia, ada sejumlah hal yang mengakibatkan proyek itu gagal terlaksana. Selain waktu perencanaan terbilang mepet, desain bangunan yang sudah disiapkan sejak tahun lalu mengalami redesain. Kondisi itu tentu menyita waktu. Apalagi, proses desain ulang harus melalui tahapan lelang. ‘’Deadline-nya kan 21 Juli, jadi tidak cukup waktu,’’ jelas Didik.

Sementara itu, dia baru mendapat mandat menjadi PPK dua paket pekerjaan senilai Rp 4 miliar tersebut pada Mei lalu. Didik sempat berusaha melengkapi dokumen persyaratan lelang secepat mungkin. Namun ternyata usaha itu sia-sia. ‘’Dengan terpaksa, tidak bisa dikerjakan,’’ ucapnya.

Kendati demikian, Didik mengaku gagalnya revitalisasi Puskesmas Panekan tidak sampai mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah tersebut. Karena sifat pekerjaan fisik itu hanya berupa penambahan ruang rawat inap. ‘’Puskesmas Panekan sudah besar sebenarnya. Hanya butuh pengembangan,’’ katanya.

Beda halnya dengan Puskesmas Sumberagung. Menurut Didik, puskesmas di wilayah Plaosan itu terbilang masih kecil. Pengembangan dengan penambahan ruang rawat inap memang diperlukan. Sekalipun jumlah pasien yang ada tak sebanyak seperti di Puskesmas Panekan. ‘’Tapi, pelayanan tetap akan berjalan seperti biasa. Tidak berpengaruh,’’ tegasnya. (bel/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button