Madiun

Fosil Purbakala Disimpan di Kantor Desa

BPSMP dan BPCB Telah Beranjak dari Sumberbendo

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ekskavasi fosil hewan purba di Sumberbendo, Saradan, rampung. Selama tiga hari ekskavasi, sejumlah fragmen dan fosil hewan purba diangkat dari dalam tanah.

Albertus Nikko mengutarakan bahwa ekskavasi ini menindaklanjuti peninjauan yang telah dilakukan sebelumnya. Guna menyelamatkan fosil tulang pinggul gajah purba di sana. Ekskavasi sejak Selasa (18/2) itu mendapati fragmen hewan purba lainnya. Kendati tujuan utamanya adalah menyelamatkan fosil tulang pinggul gajah purba yang terpendam di pelataran rumah warga itu. ‘’Ada beberapa masyarakat yang menyimpan fosil kemudian menyerahkannya kepada kami,’’ kata staf perlindungan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran itu Kamis (20/2).

Selain tulang pinggul gajah, di Sumberbendo juga tersimpan sejumlah fosil binatang purba lainnya. Sempat dicatat petugas, beberapa di antaranya adalah fosil tulang kaki gajah yang sudah terpotong menjadi dua bagian. Kemudian, fragmen tengkorak gajah purba, fragmen tempurung kura-kura, fragmen kaki kerbau, dan fragmen tengkorak banteng. ‘’Sementara ini semuanya disimpan di kantor desa setempat,’’ terangnya.

Diketahui, pengangkatan fosil melibatkan sejumlah pakar. Baik dari BPSMP Sangiran maupun Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan. Dari BPSMP Sangiran menerjunkan dua arkeolog, satu geolog, satu planologi, dan dua ahli kimia. Sementara dari BPCB mengirimkan dua arkeolog. Kemarin delapan pakar purbakala itu sudah beranjak dari Sumberbendo. ‘’Segera kami laporkan pimpinan untuk rencana penanganan selanjutnya,’’ pungkasnya. (den/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close