Madiun

Forpenma Bekali Profesionalisme Ormas-LSM

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Forum Pembangunan Masyarakat Kota Madiun (Forpemma) mengadakan penguatan kapasitas bagi ormas dan LSM. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari di I-Club Madiun, Kamis (5/11) hingga Sabtu (7/11).

Ketua Forpemma Kota Madiun Budi Santoso mengatakan, pelatihan penguatan learing forum di Kota Madiun dilakukan sebagai tindak lanjut terbentuknya Forpemma pada 30 September lalu. Harapannya keberadaan organisasi masyarakat sipil (OMS) di wilayah setempat benar-benar profesional.

“Tujuan kegiatan ini ya memberikan pembekalan kepada OMS dan diharapkan mereka memiliki kapasitas sesuai bidangnya masing-masing,” ungkapnya, Sabtu (7/11).

Budi menyebut, mereka yang tergabung dalam OMS memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Mulai aktivis anti korupsi, ahli pengadaan barang/jasa, bidang anggaraan, kesehatan, lingkungan, keagamaan maupun bidang pendidikan. Budi menyatakan dengan hadirnya Forpemma, kedepan mampu menjadi penyeimbang terhadap program dan kegiatan yang dijalankan Pemkot Madiun.

Dengan begitu, pembangunan yang dilakukan pemkot berjalan lancar, akuntabel, kredibel dan dapat diterima masyarakat. Budi menegaskan, forpemma akan selalu memberikan masukan kepada pemkot agar kegiatan yang dilakukan tidak berimplikasi hukum.

“Kita akan selalu memberi masukan kepada pemerintah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti penyimpangan, korupsi dan lain sebagainya. Intinya ini demi keamanan kita bersama,” paparnya.

Sementara itu, Seneor Field Coordinator Usaid Madani Jawa Timur, Mahmud Darzad meyatakan, kegiatan yang diinisiasi Forpemma Kota Madiun ini sebagai wadah pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas Civil Society Organization (CSO) atau organisasi masyarakat sipil. Menurutnya, saat ini sudah ada 16 OMS yang bergabung. Besar kemungkinan masih ada lima CSO lain yang juga ingin bergabung. Ia berharap keberadaan CSO dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan bangsa.

“Learning forum ini adalah penguatan tentang kelanjutan dari mitra kami yang ada di Madiun. Jadi ini sebuah wadah pembelajaran untuk meningkatkan CSO yang ada di Kota Madiun. Untuk materi yang kami sampaikan ya bagaimana proses pembentukan learning forum hingga metode advokasi,” tandasnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button