MadiunSport

Fix, MPFC Tidak Tambah Pemain

MADIUN – Langkah Persinga Ngawi memperkuat tim di jeda kompetisi tidak diikuti oleh Madiun Putra FC (MPFC). Kendati merasa bahwa kualitas skuad saat ini belum cukup mumpuni, namun manajemen MPFC memilih untuk tidak beraktivitas di masa jeda. Mereka beralasan, PSSI tidak memperbolehkan MPFC untuk menambah pemain. ‘’Banyak yang masih kurang, tapi bagaimana lagi, keputusan manajemen harus memaksimalkan yang ada,’’ kata coach MPFC Wahyudi.

Saat ini MPFC bertengger di peringkat keempat grup 5 Liga 3 Zona Nasional dengan raihan empat poin, hasil sekali menang melawan Persipon Pontianak dan imbang dengan Persinga. Posisi yang jauh dari harapan, lantaran di awal Blue Force –julukan MPFC- ingin lolos dari putaran pertama. Wahyudi tidak menampik kualitas skuadnya perlu dibenahi. Paling instan adalah dengan menambah pemain baru. ‘’Sejumlah posisi kami lihat masih kurang, dan sangat perlu tambahan pemain yang lebih baik,’’ ujarnya.

Posisi yang paling krusial yakni bek sayap/wing back kanan dan kiri, serta dua gelandang tengah. Di posisi wing back kanan, Jefri belum cukup memenuhi harapan Wahyudi. Hal serupa di posisi kiri. Bowo juga belum menunjukkan performa yang stabil. Pun, di laga terakhir menjamu Persinga lalu, Bowo sempat ditempatkan di posisi bek tengah. Sementara posisinya diambil alih Kiki. Ternyata, juga belum maksimal. ‘’Kiki sempat kami paksakan bermain di wing back kiri, tapi belum cukup baik,’’ beber Wahyudi.

Padahal, posisi wing back sangat krusial dalam menunjang strategi 3-5-2 yang diterapkan Wahyudi. Kedua wing back merupakan ujung tombak serangan Blue Force dengan memanfaatkan lebar lapangan. Tidak hanya menambah opsi penyerangan melalui sayap, posisi itu juga penting dalam bertahan. Wing back bertugas menjadi benteng pertama dalam menutup serangan lawan dari kedua sisi lapangan.

‘’Dua gelandang tengah, Renaldi dan Bagas, juga belum menunjukkan performa yang baik dalam memberi support Alfian (gelandang serang, Red),’’ sebutnya.

Sayangnya, manajemen enggan menambah pemain. Wahyudi menghormati keputusan tersebut. Dia menyatakan tetap akan memaksimalkan skuad yang ada untuk meraih hasil terbaik. Laga menjamu Persik Kediri Sabtu mendatang (25/8) wajib dimaksimalkan. Blue Force harus membalas kekalahan 0-2 di Stadion Brawijaya, Kediri, pada laga pembuka grup 5 Juli lalu. ‘’Peluang lolos masih terbuka, asalkan mampu memaksimalkan perolehan poin di sisa empat pertandingan,’’ ujarnya.

Sekretaris MPFC Harminto membenarkan pihaknya tidak menambah pemain baru. Pihak manajemen mengklaim sudah sempat berkonsultasi terkait rencana itu kepada PSSI. Namun, PSSI memberi jawaban yang tidak terduga. ‘’Katanya (PSSI) tidak diperbolehkan menambah pemain baru. Kesempatan menambah pemain baru, setelah grup selesai, lanjut ke babak berikutnya,’’ terang Harminto.

Uniknya, regulasi berkata lain. Harminto membeber, dalam pasal 30 ayat 1 Regulasi Liga 3 Zona Nasional yang dirilis PSSI, disebutkan masa pendaftaran pemain bagi kontestan Liga 3 dibuka mulai 13 Agustus hingga 5 September. Seharusnya, Blue Force boleh menambah pemain lantaran pendaftaran belum ditutup. ‘’Tapi, setelah kami komunikasikan, tidak boleh. Ini juga dipertanyakan tim-tim lain. Apalagi dulu tidak ada manager meeting, regulasi langsung dikirim melalui email tanpa disosialisasikan,’’ klaimnya. (naz/c1/ota)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button