AdvertorialMadiun

Fitch Ratings Indonesia Menaikan Peringkat Bank Bukopin Menjadi AA-

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peringkat nasional jangka panjang PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) naik menjadi AA- (ind) dari BBB+ (ind) pada Juli lalu. Selain itu, juga ditetapkan berada dalam rating watch positif oleh Fitch Ratings Indonesia, Rabu (5/8).

Capaian rating itu dinilai lebih berisiko dibandingkan dengan peringkat AAA. Sebab, rating tersebut termasuk dalam investmen grade yang artinya perusahaan berada di peringkat minimal BBB- mempunyai kemampuan cukup untuk melunasi utangnya.

Naiknya peringkat Bukopin itu tidak lepas dari peran Kookmin Bank. Sebab, bank yang berbasis di Korea tersebut telah mengakuisisi saham mayoritas Bukopin. Dengan begitu, mereka mempunyai kendali kuat atas Bukopin.

Berdasarkan penilaian Fitch Ratings, kenaikan peringkat Bank Bukopin pada tahun ini membuktikan bahwa Kookmin Bank telah memberikan dukungan yang luar biasa bagi Bukopin. Apalagi, setelah PUT V Bank Bukopin menyerap proporsi saham yang menjadi haknya dan sisa saham yang tersedia. Sehingga, kepemilikannya pasca PUT V menjadi 33,9 persen atau terbesar di antara pemegang saham lainnya.

Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A. Purwantono mengatakan, kenaikan peringkat itu berkat dukungan dari Kookmin Bank dan KB Financial Group. Dia berharap capaian tersebut bisa menjadi katalis bagi Bukopin dalam meningkatkan kinerja. ‘’Tidak hanya dalam rangka menjaga peringkat yang baik, tapi juga untuk memberikan nilai tambah yang optimal baik bagi shareholders dan stakeholders,’’ katanya.

Pada akhir Juli lalu, Bank Bukopin telah merampungkan PUT V. Hasilnya, komposisi pemegang saham Bukopin menjadi KB Kookmin Bank sebesar 33,9 persen, Bosowa Corporindo (23,4 persen), pemerintah (6,37 persen), publik di bawah 5 persen sekitar 36,33 persen.

Selanjutnya, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Bukopin bakal digelar 25 Agustus mendatang. Agendanya persetujuan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) oleh KB Kookmin Bank.

Dengan KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham mayoritas, Rivan menyatakan akan memperkuat eksistensi Bukopin di sektor perbankan nasional. Bahkan, dapat merambah regional dengan didukung jaringan KB Financial Group. ‘’KB itu berminat masuk ke Bukopin karena melihat akar kuat kita di segmen UMKM dan konsumer, termasuk pensiunan,’’ terangnya.

Karena itu, dia meminta masyarakat atau nasabah tidak perlu khawatir. Sebab, setelah KB meningkatkan investasi mereka bisa dipastikan ritel tersebut akan diperkuat. ‘’Core business kita serupa dengan KB. Jadi, dengan cerminan kesuksesan KB di Korea dalam segmen ritel, diharapkan Bukopin juga akan semakin pesat kemajuannya demi kontribusi yang lebih baik di perekonomian nasional,’’ papar Rivan. (ti7/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button