NgawiSport

Findra Almira Bidik Ratu Tanjakan Srambang

Event Srambang KOM Challenge 2018 bakal bertabur bintang. Sejumlah atlet berprestasi regional hingga nasional bakal turun ke Ngawi dan mengayuh sepedanya untuk menjadi raja dan ratu tanjakan Srambang. Salah satu yang menarik adalah partisipasi Findra Almira, dara muda yang tergabung dalam timnas balap sepeda di Asian Games 2018 lalu.

SEPEDA sudah menjadi bagian dari Findra Almira remaja. Gadis 20 tahun itu sudah menekuni berbagai macam olahraga sepeda sejak duduk di bangku SMP. Ketekunannya telah membuahkan sederet prestasi membanggakan. Salah satunya, menjadi bagian dari timnas balap sepeda di Asian Games (AG) 2018 lalu. ’’Saya tidak hafal persis, tapi sudah lebih dari 30 kompetisi sepeda. Termasuk level nasional,’’ kata Frindra kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Findra sehari-harinya masih menempuh perkuliahan di Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Perempuan dengan tinggi 163 sentimeter itu mengambil jurusan psikologi. Rupanya, padatnya perkuliahan tidak membuatnya gentar mengayuh sepeda. Findra mengaku selalu menyempatkan diri untuk bersepeda. Minimal tiga kali dalam seminggu, melalui jalan raya di kota tempat tinggalnya yang kini dipenuhi banyak kendaraan para pendatang. ’’Minimal kalau tidak bisa ke jalan raya, latihan pakai roll,’’ ujarnya.

Prestasi membanggakan pun diraih Findra. Puluhan trofi dibawa pulang. Memori yang paling melekat hingga kini adalah raihan medali perak di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar 2016 lalu. Tim beregu road race Jatim yang diperkuat Findra sukses menjadi yang terbaik kedua se-Indonesia. Dia sangat terkesan dengan kemenangan itu. Menurutnya, itu menjadi pelecut untuk terus meningkatkan levelnya.

Pun, upaya itu membuahkan hasil. Findra dipanggil memperkuat pelatnas balap sepeda AG 2018. ’’Perjuangannya lebih berat, benar-benar kerja keras (untuk bisa terpilih masuk pelatnas),’’ terangnya.

Sudah berbulan-bulan Findra tergabung di pelatnas. Dia siap. Begitu pula para atlet lainnya. Findra direncanakan turun di nomor team pursuit. Sayangnya, menjelang menit akhir AG 2018 digelar, Indonesia batal turun di nomor tersebut. Pasalnya, tim kekurangan personel. ‘’Seharusnya diikuti empat atlet, tapi sampai saat itu hanya tiga. Akhirnya diputuskan untuk tidak bertanding di nomor team pursuit,’’ kenang Findra. Meski demikian, Findra mengaku tak berkecil hati. Kesempatan emas masuk pelatnas memberinya pengalaman berharga.

Tak lama usai AG 2018, Findra pun berencana turun di Srambang KOM Challenge 2018. Event balap sepeda terbesar se-Eks Karesidenan Madiun yang dihelat Jawa Pos Radar Madiun. Findra mengaku belum pernah sama sekali menjajal bersepeda di Ngawi. Namun dirinya akan berjuang untuk menjadi ratu tanjakan.

Pun demikian halnya dengan bersepeda di rute penuh tanjakan. Findra rupanya sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Latihan rutin hingga menjaga kebugaran. Salah satu caranya, membatasi makan gorengan. ‘’Tidak baik untuk pernapasan,’’ sebutnya. (naz/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close